DONGGALA, MERCUSUAR – Proses pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa mangkrak. Diduga karena pembangunan itu tidak selesai tepat waktu, makanya sampai saat ini belum ada aktifitas pembangunan kembali.

Berdasarkan pantauan media ini, Minggu (28/5/2017) pagi, pembangunan Rusunawa tersebut belum rampung. Rusunawa itu belum berdinding, belum ada plesteran semen, hanya ada atap dan bangunan saja.

Sementara itu papan proyek, sebagai bahan informasi juga sudah tidak ada di lokasi pembangunan Rusunawa dengan empat lantai tersebut. Papan informasi tersebut diduga sudah dicopot oleh kontraktor, karena pembangunan tersebut menyeberang tahun.

Pembangunan Rusunawa yang menelan anggaran di atas Rp10 Miliar itu, sedianya diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di pemerintah setempat.

Pembangunan Rusunawa tersebut dimulai pada medio 2016, yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Donggala, Kasman Lassa. Peletakan batu pertama tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera). Bupati Donggala, Kasman Lassa pada saat itu berharap, pembangunan Rusunawa itu bisa efektif dan tepat waktu, agar bisa ditempati oleh ASN yang bekerja di Donggala.

“Semoga dengan kesempatan ini, efektifitas kinerja dan kedisiplinan ASN di Kabupaten Donggala lebih ditingkatkan lagi,” kata Kasman pada saat peresmian Rusunawa.

Diketahui, pembangunan Rusunawa tersebut dikerjakan oleh PT Bumi Karsa Rizkyah. TUR

Komentar

komentar

Harian Mercusuar

Lihat semua tulisan