TOLITOLI, MERCUSUAR – Padahal baru dikerjakan tahun 2015, warga Pulau  Lingayan Desa Ogotua Kecamatan Dampal Utara Kabupaten Tolitoli belum menikmati keberhasilan  pembangunan proyek air bersih sebesar Rp4 Miliar.

Pengerjaan air bersih bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang baru  dikerjakan tahun lalu dengan nilai anggaran miliaran rupiah itu hingga kini belum bisa berfungsi, bahkan instalasi pipa yang menghubungkan daratan desa setempat ke pulau terluar di indonesia itu kini mulai bermunculan dipermukaan laut, padahal mestinya ditenggelamkan didasar laut.

“Umumnya warga di sini belum merasakan proyek air bersih yang baru dikerjakan itu, bukan hanya warga Pulau Lingayan, namun juga warga yang tinggal di daratan Desa Ogotua,” kata Kepala Desa Ogotua, Kasman Dg Parebba kepada wartawan di Tolitoli, Senin (19/11/2016).

Kades itu menyesalkan proyek air bersih yang memakan biaya miliaran rupiah dari APBN itu tidak berfungsi baik. Ia menduga pembangunan air bersih yang sampai sekarang belum dinikmati masyarakat telah dilaksanakan rekanan asal palu itu hanya dikerjakan asal-asalan.

“Terbukti belum lama dikerjakan, instalasi pipa yang menyeberang ke Pulau Lingayan sudah ada yang rusak. Kami curigai proyek air bersih di Desa ini tidak diawasi pihak dinas. Pihak dinas hanya melakukan pengawasan dari belakang meja saja,” tudingnya.

Sementara, terkait pembangunan air bersih yang belum dinikmati warga Pulau Lingayan itu, pihak dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Perumahan Kabupaten Tolitoli mengaku tidak mengetahui pasti apa yang menjadi penyebab sehingga pengerjaan air bersih di Desa itu belum berfungsi maksimal.

“Proyek air bersih yang memakan anggaran sebesar Rp4 Miliar itu tanggung jawabnya tidak di dinas kabupaten, melainkan di Dinas Cipta Karya Provinsi Sulteng. Yang tangani di sana Mas Imam,” jelas Kabid Cipta Karya Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Perumahan Kabupaten Tolitoli, Rudi Saurang ST.

Dikatakannya, pembangunan air bersih tersebut pengawasannya.melekat di Dinas Cipta Karya Provinsi Sulteng, demikian halnya menyangkut proses lelang dan lainnya.

“Proyek air bersih dikerjakan di Desa Ogotua itu merupakan bantuan APBN, semua pengawasannya lewat Provinsi Sulteng, tidak ada kaitan dengan kami di Tolitoli,” katanya.

Latest videos