Pecinta Alam Palu Aksi Penggalangan Dana, Bantu Korban Gempa Poso

TATURA SELATAN, MERCUSUAR- Sejumlah lembaga pecinta Alam di Kota Palu menggelar aksi penggalangan dana di persimpangan lampu merah Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Emi Saelan, Kamis (1/6/2017). Aksi itu dilakukan untuk membantu korban gempa Poso, khususnya di Kecamatan Lore Utara atau lembah Napu.

Pantauan media ini, aksi itu dimulai sekira pukul 15.30 wita, meskipun ditengah gerimis hujan dan menjalankan ibadah puasa, tidak menyurutkan niat para aktivis itu untuk menggalang dana dari setiap pengendara yang melintas baik roda dua maupun roda empat.

AKSI PENGGALANGAN DANA- Sejumlah aktivis pecinta alam dari berbagai lembaga di Kota Palu, menggelar aksi pengumpulan dana kepada setiap pengendara yang melintas di persimpangan Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Towua, Kamis (1/6/2017). Aksi pengumpulan dana itu untuk meringankan beban para korban bencana gempa 6,6 SR, yang mengguncang Poso dan sekitarnya. FOTO: AMAR SAKTI/MS

Mereka secara bergantian, menyodorkan dus sambil berucap “mohon bantuannya untuk korban gempa di Poso,” kepada pengendara yang berhenti menunggu lampu merah. Begitu lampu hijau, mereka pun langsung bergeser ke tepi agar tidak menganggu  pengendara yang melintas, lalu kembali menyodorkan dus begitu lampu merah tanda berhenti menyala.

Sementara yang lain, berdiri berjejer diatas trotoar jalan sambil memegang spanduk yang ditempel foto-foto rumah, sekolah dan rumah ibadah yang porak poranda akibat gempa 6,6 SR yang mengguncang Poso dan sekitarnya, Senin (29/5/2017) malam.

Wirad (Gemacita) mengatakan, aksi itu diinisiasi oleh Forum Informasi Komunikasi Kelompok Pecinta Alam (FIKKPA) Sulteng, dalam rapat yang digelar sebelumnya maka diputuskan untuk melaksanakan aksi penggalangan dana pada 1 Juni 2017, dan dirinya pun bersyukur pada hari H, aksi itu mendapat respon yang sangat baik dari sejumlah lembaga pecinta alam di Sulteng, khususnya Kota Palu.

Dia melanjutkan, kemanusiaan itu merupakan wujud kepedulian lembaga maupun individu yang kebetulan menggeluti hobi yang sama sebagai pecinta alam kepada sesama yang tertimpah bencana. Melalui aksi itu, kita ingin menggugah setiap warga Palu, agar secara bersama-sama meringankan beban saudara-saudara kita di Poso dan sekitarnya.

“Aksi ini rencananya kita laksanakan selama dua hari, dan besok (sabtu) kita akan turun ke lokasi untuk menyarahkan bantuan. Kita berharap apa yang kita lakukan, meskipun dapat meringankan beban korban bencana,” ucapnya. AMR