• Jamal Hibatullah Raih Yellow Jersey

 

TENTENA, MERCUSUAR – Pebalap sepeda Tim KFC Jakarta, Jamal Hibatullah menjadi yang tercepat menyentuh garis finish etape I lomba balap sepeda Tour de Central Celebes (TdCC) di Tentena, Kabupaten Poso, Senin (6/11) petang sekitar pukul 15.00 Wita.
Selain tercepat masuk garis finis pada etape sepanjang 192 kilometer antara Ampana-Tentena ini,Jamal yang berusia 21 tahun itu merebut hadiah paling bergengsi yakni jaket kuning alias yellow jersey.
Jamal juga dinobatkan sebagai raja sprint dengan merebut jaket hijau (green jersey) dan juga jaket merah putih.
Sementara gelar raja tanjakan (king of mountain) diraih Jonel Carcueva, pebalap tim Go for Gold Filipina.
Jamal yang baru saja menjuarai Tour de Ijen (Banyuwangi) dan Tour de Molusca (Maluku) itu juga ditetapkan menjadi pebalap Indonesia terbaik dalam Etape I ini.
Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola mengenakan jeket kuning kepada Jamal dan Bupati Poso, Darmin Sigilipu menyerahkan hadiah uang kepada tiga pemenang yang totalnya mencapai Rp 32 juta.
Sedikitnya 5.000 warga Kabupaten Poso tumpah ruah di Ajungan Festival Danau Poso menyambut 69 pebalap dari 18 negara, yang bertarung memperebutkan hadiah uang total senilai Rp 600 juta pada lomba TdCC ini.

Ilustrasi Sunset

Sepanjang lintasan masyarakat antusias menyaksikan para pebalap. Suatu pertanda bahwa dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan TdCC sangat tinggi. Nnyaris tidak ada kendala atau hambatan dalam etafe I yang dialami peserta lomba TdCC. Pelaksanaan etafe I dinlai sangat sukses.

Selain Djamal yang merajai etape pertama, Rai Ardan dari Nex Singapura dinyatakan sebagai pemenang kedua, dan Hari Firianto dari Perusahaan Gas Negara (PGN) menempati urutan ketiga. Sementara Raja Tanjakan diberikan kepada Jonel Kanuefa dari Filippina.

Dilepas Gubernur

 

Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola dan Bupati Tojo Unauna, Muhamad Lahay melepas para peserta lomba balap sepeda wisata internasional Tour de Central Celebes (TdCC) di Taman Jembatan Hayal, Kota Ampana, ibu kota Kabupaten Tojo Unauna.
Sebanyak 69 pebalap dari 18 negara yang terbagi dalam 15 tim nasional dan internasional langsung melesat menyusuri jalan Trans Sulawesi yang beraspal mulus sesaat setelah gubernur dan Bupati Tojo Unauna mengangkat bendera start tepat pukul 10.00 Wita. Ribuan warga Kota Ampana menyaksikan acara pelepasan tersebut baik di tempat rekreasi Jembatan Hayal maupun yang berdiri di pinggir jalan sepanjang rute yang dilintasi para pebalap.
Pada lomba hari ini, para pebalap akan menjajal rute Etape I menuju Kota Tentena, Kabupaten Poso sepanjang 191,5 kilometer dengan garis finish di anjungan Festival Danau Tektonik Poso.
Dalam acara ramah tamah dengan para pebalap dan seluruh pihak terkait TdCC bersama masyarakat Kabupaten Tojo Unauna di Ampana, Minggu malam, Gubernur Longki Djanggola mengatakan bangga atas terselenggaranya TdCC yang pertama kali karena dapat menumbuhkan dan mengembangkan prestasi olahraga sekaligus promosi wisata dan investasi.
“Saya bersama para pebalap, offisials dan commisionaire sudah ke obyek wisata Pangempa, Kadidiri dan Wakali, di gugusan Kepulauan Togean. Tempat ini merupakan pulau yang luar biasa. Mudah-mudahan setelah mereka menikmati keindahan Kepulauan Togean ini, mereka mempromosikannya di negara masing-masing,” ujarnya.
Gubernur mengakui dampak TdCC ini tidak bisa dirasakan langsung sekarang, karena itu iven olahraga dunia ini akan kita gelar terus menerus dengan penyelenggaraan yang semakin profesional.MAN

Harian Mercusuar

View all posts