PALU, MERCUSUAR – Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulteng, pada semester I-2017 berdasarkan harga konstan mencapai Rp47,670 triliun, sedikit meningkat ketimbang semester 1-2016  yang tercatat sebesar Rp45,273 triliun.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng, Faizal Anwar saat rilis perkembangan ekonomi Sulteng triwulan II-2017, di kantornya, Senin (7/8/2017) mengatakan, jika PDRB Sulteng  semester I diukur berdasarkan harga berlaku nilainya mencapai Rp64,890triliun, naik ketimbang semester I-2016 yang tercatat sebesar Rp59,737triliun.

Dari sisi pengeluaran sumber pertumbuhan berasal dari sektor pengeluaran konsumsi rumah tangga yang memberikan andil sebesar 50,38 persen, pembentukan modal tetap bruto sebesar 42,42 persen, dan ekspor barang dan jasa 21.74 persen.

“Konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam pembentukan PDRB,” kata Faizal Anwar yang didampingi Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisa Statistik BPS Sulteng, Sukadana Sufifi.

Menurutnya, posisi Sulteng dalam pembentukan PDRB semester I-2017 di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua berada diposisi ketiga dengan kontribusi sebesar 11,65 persen di bawah Sulawesi Selatan (36,12 persen) dan Papua (15.01 persen).

“Sesuai dengan keinginan Gubernur agar Sulteng sejajar dengan daerah lain dalam pembangunan, saat ini posisinya sudah diatas untuk wilayah Sulampua,” ujarnya. HAI

 

Komentar

komentar

Harian Mercusuar

Lihat semua tulisan