SIGI, MERCUSUAR – Wakil Bupati (Wabup) Sigi, Paulina, bersama pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman di Jakarta, Kamis (23/11/2017) menyangkut wajib kerja dokter spesialis.

Berdasarkan release Bagian Humas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Jumat (24/11/2017), kegiatan yang dilaksanakan Kemenkes RI itu melibatkan 62 pemkab maupun pemerintah kota (pemkot) dan 12 pemerintah provinsi (pemprov) se Indonesia, dimana MoU tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan 114 rumah sakit di 113 kabupaten/kota  serta 29 provinsi se Indonesia.

Disampaikan bahwa dari usulan itu yang direkomendasikan Kemenkes hanya 90 rumah sakit, termasuk RSUD Torabelo yang dinaungi Pemkab Sigi. “Jadi kerja sama yang termuat dalam MoU ini yaitu antara lain soal kesediaan pemkab memenuhi hak dokter spesialis untuk mendapatkan Surat Izin Praktik atau SIP disertai pemberian fasilitas rumah sakit dan tambahan insentif sesuai kemampuan Pemkab Sigi, tapi itu di luar gaji dari kementerian,” jelas Paulina dalam release tersebut.

Sementara lanjutnya, kewajiban dokter bersangkutan yakni tidak boleh bekerja lebih dari satu rumah sakit atau hanya boleh bekerja di satu rumah sakit. Hal ini dimaksudkan agar dokter spesialis dapat memberi pelayanan maksimal di rumah sakit dimana mereka ditempatkan.

Katanya, ketersediaan dokter spesialis di Sigi masuk dalam upaya pemerataan dokter spesialis di seluruh Indonesia, melalui wajib kerja dokter spesialis sebagai bentuk pengabdian kepada negara guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Selain itu, isi dari MoU itu di antaranya  Kemenkes berperan melakukan perencanaan dalam pelaksanaan, menetapkan kebutuhan dokter spesialis secara nasional untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan spesialistik, menempatkan peserta, mengevaluasi dan memonitoring pelaksanaannya serta memberikan tunjangan bagi dokter spesialis mandiri.

“Sedangkan pemkab bertanggungjawab terhadap perencanaan kebutuhan dokter spesialis sesuai tugas dan kewenangan kami, mengirim usulan kebutuhan dokter spesialis di tingkat daerah kepada gubernur melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng hingga menerbitkan SIP kepada dokter bersangkutan,” jelasnya

Ia berharap Mou ini menjadi langkah strategis Pemkab Sigi untuk meningkatkan kualitas pelayanan RSUD Torabelo Sigi, sehingga salah satu misi Pemkab Sigi yakni peningkatan akses pelayanan dasar yang salah satunya sektor kesehatan dapat tercapai. BAH

Harian Mercusuar

View all posts