DONGGALA, MERCUSUAR – Empat pasangan calon (Paslon) jalur perseorangan berada dalam situasi sulit untuk lolos menjadi calon bupati / wakil bupati Donggala 2018, karena harus menambah syarat  dukungan yang sangat berat pada tahap kedua, dibandingkan verifikasi vaktual pada tahap pertama.

Keempat paslon jalur perseorangan, yaitu Idham Pagaluma – Moh. Yasin Lataka (IYA MO), Tema M – M.Rusli Zamzami Said (TMR), Burhanuddin Yado – Endah Wahyuning Asih (INDAH) dan Suandi – Abdurrahman Kasim (SUARA) merasa yakin bakal lolos menjadi salah satu pasangan calon bupati / wakil bupati Pilkada Donggala 2018.

“Insya Allah, kami lolos,” ujar Suandi usai mendaftar di KPU Donggala, Senin (8/1/2018).

Optimisme serupa lolos Pilkada Donggala, diungkap Moh. Yasin Lataka usai mendaftar di KPU pada Rabu (10/1/2018).

“Yang masih cari KTP paling banyak dari kita saja berani mendaftar, apa lagi kita yang lebih sedikit,” ujar Moh. Yasin saat meninggalkan kantor KPU.

Jika dilihat dari perolehan KTP dukungan keempat paslon perseorangan ini, pada verifikasi tahap pertama dengan syarat minimal 19.608 dukungan, maka hasil yang diperoleh pasangan IYA MO sebanyak 10.953 KTP. Ini berarti masih kurang 8.655 dukungan.

Namun sesuai ketentuan KPU, maka kekurangan 8.655 KTP ini harus dipenuhi dua kali lipat menjadi 17.310 KTP.

Demikian pula untuk tiga paslon perseorangan lainnya yang lebih banyak lagi menambah kekurangan surat dukungan.

Pasangan TMR mencari dukungan sebanyak 26.210 KTP, pasangan  INDAH sebanyak 26.576 dukungan dan pasangan SUARA masih mencari 30.170 dukungan KTP yang harus diserahkan ke KPU.

Disamping itu, sistim verifikasi faktual tahap kedua ini, mewajibkan seluruh penduduk per desa yang memberikan dukungan  harus dihadirkan oleh paslon dalam satu tempat untuk diverifikasi oleh PPS.

Untuk memobilisasi massa dalam satu tempat, tentu menjadi satu tantangan tersendiri bagi paslon jalur perseorangan, karena selain membutuhkan tenaga ekstra juga biaya yang tidak sedikit.

Sulitnya memenuhi kekuangan KTP pada tahap kedua ini, didasarkan pada asumsi gagalnya empat paslon perseorangan mengumpulkan dukungan minimal 19.608 KTP pada tahap pertama, hanya mampu merealisasikan paling banyak 10.953 KTP.

Sementara  jumlah yang dipersyaratkan pada verifikasi tahap kedua, lebih banyak lagi antara 17.310 sampai 30.170 dukungan dengan waktu yang sangat terbatas.

Adapun batas waktu pemasukan dokumen daftar dukungan tambahan ini sampai 20 Januari 2018, yang berarti tersisa sekira satu minggu lagi.HID

Harian Mercusuar

View all posts