PALU, MERCUSUAR – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulteng  akhirnya menetapkan Ezra Aryaguna Tamboto dan Fira Alsa Marchiana sebagai  Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)  utusan Sulawesi Tengah pada upacara HUT Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia di istana negara pada 17 Agustus 2017 mendatang.
Ezra kelahiran Bontang 21 Februari 2001 merupakan  siswa SMAN Model Terpadu Madani Palu sementara Fira yang lahir di Palu 23 Maret 2001 merupakan siswi SMAN 1 Palu.
Kepada wartawan Mercusuar, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DR Yunan Lampasio SE MSi menyebut kedua pelajar tersebut merupakan peserta terbaik hasil dari seleksi yang diadakan belum lama ini.
“Pada hari sabtu tanggal 10 Juni 2017 berdasarkan hasil seleksi calon anggota Paskibraka nasional utusan Sulawesi Tengah maka kami telah menetapkan saudara Ezra Aryaguna Tamboto dan saudari Fira Alsa Marchiana dengan nomor surat penetapan 870/05.486/Dispora sebagaI peserta yang lolos menjadi pengibar duplikat bendera pusaka di istana negara 17 Agustus 2017 mendatang.
Mereka adalah sepasang pelajar yang menurut tim talent scouting memenuhi semua aspek dan regulasi yang ditetapkan selama mengikuti seleksi sehingga mereka berdua mempunyai kapasitas untuk menjadi wakil Sulteng,” terang Yunan Lampasio, di ruang Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Sabtu (10/6/2017).
Dihadapan pelatih dan calon anggota pasikibraka Sulteng tersebut, Yunan Lampasio meminta keduanya untuk menjaga nama baik Sulawesi Tengah dan tak lupa dia berpesan agar menunjukkan semangat tinggi dan menunjukkan sikap santun selama latihan.

“Fira dan Ezra merupakan refresentase dari anak muda dan pelajar yang menjadi kebanggaan Sulawesi Tengah, karena nanti dalam melaksanakan tugas pengibaran duplikat bendera pusaka  Sang Saka Merah Putih akan disaksikan oleh seluruh rakyat di pelosok tanah air indonesia,” ucapnya.

“Harapan kita tentunya mereka berdua dapat melaksanakan tugas dengan sebaik- baiknya atau paling tidak bisa masuk pada pasukan delapan dalam tugas pengibaran nanti,” tutupnya.
Ezra dan Fira sebelumnya bersaing dengan 5 pasang pelajar lainnya dalam mengikuti seleksi yang dilaksanakan di kantor Dispora Sulteng. Kedua pelajar tersebut sukses setelah melewati beberapa materi seleksi seperti  tes tertulis, pengetahuan umum, seni dan budaya, tes wawancara yang meliputi wawasan kebangsaan, sikap dan kepribadian.
Selain itu tiga materi seleksi yang telah diikuti meliputi tes kesehatan yaitu narkoba/rokok dan  zat adiptif lainnya serta Kesamaptaan (PBB, vocal komando) dan yang terakhir Physicotest. CLG

Komentar

komentar

Issrin Assagaf

Lihat semua tulisan

Tambahkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *