PALU, MERCUSUAR – Partai-partai pengusung pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Drs. H. Longki Djanggola dan H. Sudarto akan kembali bertemu untuk membahas  pengisian posisi Wagub. Menurut Gubernur Longki, petinggi partai di level provinsi, yakni Partai Bulan Bintang, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional sebelumnya telah membulatkan dua nama calon wagub pengganti almarhum Sudarto yang berpulang pada 2016 lalu.

“Kemarin kita rapat, usulan saya diambil satu, usulan mereka (partai pengusung) diambil satu jadi dikawinkanlah nama itu,” kata Gubernur Sulteng kepada wartawan di Kantor Wilayah  Kementerian Agama  (Kemenag) Sulteng usai menjadi inspektur upacara Hari Amal Bakti ke-72 Kemenag, Rabu (3/1/2017).

Dua nama yang dibulatkan partai pengusung baru-baru ini adalah Faisal Mang dan Syaifullah Djafar.  Faisal Mang kini menjabat Asisten Administrasi Pemerintahan Hukum dan Politik pada Sekretariat Daerah Provinsi Sulteng dan sebelumnya pernah dipercaya gubernur sebagai pejabat sementara Bupati Banggai  Kepulauan pada Pilkada tahun 2016 lalu.  Adapun Syaifullah Djafar saat ini menjadi Kepala Dinas Bina Marga Sulteng.

Longki mengaku, nama Faisal Mang dan Syaifullah Djafar  juga belum pasti akan diusulkan sebagai calon pengisi wagub karena masih akan dilakukan kembali pertemuan internal partai pengusung. “Itu belum fix (pasti ditetapkan), karena kami akan melakukan rapat lagi Minggu malam,”singkatnya.

Nama Syaifullah Djafar menggelinding menggantikan nama dr. Anshayari Arsyad, M.Kes, pensiunan Kadis Kesehatan Sulteng yang sebelumnya diusulkan bersama Faisal Mang sebagai calon pengganti Wagub Sulteng dalam surat rekomendasi gubernur bernomor 122/230/RO.OTDA tertanggal 2 Desember 2017.    Sebelum digelar pertemuan dengan partai koalisi, sempat ada demonstrasi yang dilakukan sekelompok massa mendesak DPW PAN Sulteng merestui rekomendasi gubernur tersebut.

“Saya sebagai gubernur mengusulkan Faisal Mang dan Pak dr. Anshayari, tapi partai lain menghendaki yang lain, tapi tidak apa-apalah kan itu baru usulan untuk disetujui tapi kalau tidak disetujui tidak apa-apa,”kata Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng ini.  DAR

Resti Ananda Putri

View all posts