PARMOUT, MERCUSUAR – Sekira Rp700 juta lebih Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari tagihan pemakaian air pada pelanggan SPAM di Parigi, diperuntukan untuk membiayai operasional Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Kabupaten Parigi Moutong (Parmout).

Hal itu terungkap saat Panitia Khusus (pansus) LHP BPK- RI DPRD Parmout melakukan rapat dengan pendapat (RDP) terhadap Perusda, di ruang rapat paripurna DPRD Parmout, Senin (7/8/2017).

Anggota Pansus, Alfrets Tonggiro, menjelaskan, berdasarkan penjelasan  dari Direktur Perusda, Ahmad Al Amri, bahwa uang tagihan dari pelanggan terhitung dari Agustus-Desember 2016 sebanyak Rp400 juta lebih. Kemudian tagihan sejak Januari-Juli 2017 mencapai Rp399 juta lebih.

Dana tersebut, lanjut Alfret,  langsung digunakan dengan sistem pos berhadapan, guna membiayai operasional perusda termasuk gaji direktur dan jajarannya. Padahal menurut Alfrets, apa yang Direktur Perusda lakukan itu tidak dibenarkan dan terbukti menjadi temuan BPK RI .

“Saya tidak tahu kalau mereka punya alasan karena ada aturannya seperti Perbub. Namun Perbub tidak digunakan lagi,” jelasnya.

Kata Alfrets, untuk sistem gaji di Perusda, mekanismenya harus melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Namun,  itu tidak lakukan, bahkan Perusda menjadikan dasar penggajian berdasarkan studi banding.

“Sehingga Pansus menilai sistem penentuan besaran gaji pada Perusda harus ada dasar hukumnya. Perusda harus mermpertanggungjawabkannya,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Hazairin Paudi. Menurutnya, apa yang dilakukan Perusda seperti melakukan tagihan SPAM kepada pelanggan adalah illegal .

Hal itu disebabkansejak 2017, pengelolaan SPAM sudah diserahkan kepada Dinas PUPRP Parmout, dan PAD SPAM menjadi target pendapatan pada dinas tersebut. “Tapi anehnya Perusda belum menyerahkan pengelolaan SPAM pada Dinas PUPRP,” ujarnya.

Kepala Dinas PUPRP, Zulfinasran, menambahkan, pihaknya siap menerima kembali pengelolaan SPAM, karena sudah menjadi target PAD 2017 .

“Saya sudah diperintahkan bupati mengelolah kembali SPAM,” tandasnya. TIA

Harian Mercusuar

View all posts