PARMOUT,MERCUSUAR-Hingga saat ini dikabupaten Parigi Moutong masih banyak sekolah khususnya di wilayah terpencil membutuhkan perhatian dari pemerintah Kabupaten Parmout.

Salah satunya adalah sekolah SDN Inpres 2 Terpencil, Lombok yang terletak di Desa Taipa Obal Kecamatan Tinombo membutuhkan perhatian pemerintah daerah lewat dinas terkait. Dimana saat ini kondisi ruang belajar yang ada disekolah itu  memprihatinkan,bahkan sebahagian siswa terpaksa harus duduk melantai karena tempat duduk tidak cukup.

Kepala Sekolah SDN Inpres 2 Terpencil Lombok, Maslun  yang ditemui media belum lama ini  mengakui, bahwa sekolah yang dipimpinnya terpaksa harus menampung siswa walaupun ruang kelas kurang memadai. karena kata dia, setiap anak yang didaftarkan orang tuanya berharap untuk bisa diterima belajar walaupun ruang kelas dan meja kursinya tidak cukup untuk menampung.

” kami harus terima biar ruanganya penuh dan kursinya tidak cukup,  tidak mungkin kita biarkan mereka tidak sekolah,” akunya.

Bahkan Ditambahkanya untuk saat ini , jumlah siswa yang terdaftar di SDN Inpres Terpencil Lombok di Taipa Obal sebanyak 222 siswa, kelas yang ruanganya penuh yaitu kelas satu dengan jumlah murid 55 orang, kelas dua jumlah siswa 46 orang dan kelas tiga jumlah siswanya 40 orang.

Kondisi ini kata dia, memang harus membuat sebahagian siswa harus duduk melantai tetapi pihak sekolah tengah mengupayakan memenuhi kebutuhan ruangan dan sarana pendukung didalamnya.

“kami sudah mengajukan tahun ini untuk dapat diberikan 1 ruang kelas walaupun sebenarnya kami butuh 3 ruang, kami juga mengajukan kantor guru dan perpustakaan karena selama ini kami belum punya ruang guru” jelasnya.

Informasi yang dihimpun media ini, sekolah tersebut dibuka tahun 1982 oleh Pak Cekia (pensiun), kemudian dibangun baru pada tahun 2011 sebanyak tiga ruang kelas. Bahkan Sekolah tersebut  hanya punya dua guru PNS termasuk kepala sekolah, ditambah guru honor sembilan  orang diluar operator sekolah, empat diantaranya berstatus guru terpencil dan sekarang dibantu satu guru sarjana mengajar didaerah tertinggal, terpencil, terluar (3T) dari pulau Jawa yang mengajar dikelas ujian.

Pantauan meudia ini, sekolah SDN Inpres 2 Terpencil Lombok tidak memiliki halaman sekolah karena depan sekolah adalah akses jalan menuju Desa Gianang sehigga setiap saat dilalui kenderaan. Kondisi tersebut membahayakan murid sekolah yang beraktifitas dijam istirahat sekolah.

Ditanya terkait itu, Kepala Desa Taipa Obal Kaligis mengatakan bahwa pemerintah desa akan membantu menertibkan kenderaan yang melintas disaat jam olahraga atau jam istirahat anak sekolah

” strateginya dibuat papan pengumuman agar pelan-pelan dan akan dilakukan pembinaan” pungkasnya.

 Diketahui jarak sekolah SDN Inpres 2 Terpencil Lombok di Taipa Obal dari jalan Trans Sulawesi sekitar 16 KM dengan kondisi jalan melewati pegunungan Lombok dan hanya dapat ditempuh oleh kenderaan roda dua sedangkan untuk kenderaan roda empat hanya untuk jenis tertentu.TIA