BESUSU BARAT, MERCUSUAR – Terdakwa mantan Kepala Perlaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sigi Resmin Laze dituntut JPU pidana penjara 30 bulan atau dua tahun enam bulan dan denda Rp150 juta subsider enam bulan kurungan, Senin (12/5/2016).

Demikian dengan terdakwa Christian Soetantjo selaku rekanan, juga dituntut pidana penjara 30 bulan denda Rp150 juta subsider enam bulan kurungan. Bahkan Christian Soetantjo dituntut pidana tambahan membayar uang pengganti Rp536.954.013. Apabila terdakwa tidak mampu membayar uang pengganti dalam jangka waktu satu bulan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti. Apabila harta bendanya tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara satu tahun.

Resmin Laze dan Christian Soetantjo merupakan terdakwa kasus dugaan korupsi normalisasi Sungai Mewe di Desa O’o, Pilimakujawa dan Desa Lempelero di Kecamatan Kulawi Selatan, dengan alokasi anggaran dari APBD Sigi tahun 2013-2014.

“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan diganti dengan UU Nomor: 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Jo Pasal 55 Ayat (1) ke- 1 KUHP,” tandas JPU Moh Tang SH pada sidang berlangsung terpisah.

Barang bukti berupa dokumen/surat poin 1 hingga 123, sambung Tang, tetap terlampir dalam berkas perkara.

Mendengar tuntutan JPU, kedua terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya menyatakan akan mengajukan pledoi (pembelaan). Namun untuk pembelaan, pihak terdakwa meminta waktu satu minggu.

“Kesempatan satu kali (ajukan pembelaan). Tunda satu minggu (Senin 19/2/2018), hadir untuk pembelaan,” singkat Ketua Majelis Hakim I Made Sukanada SH MH.

Sementara itu, Moh Tang yang ditemui usai sidang menjelaskan bahwa terdakwa Resmin Laze tidak dibebankan membayar uang pengganti, karena fakta terungkap dipersidangan aliran dana seluruhnya mengalir ke rekening rekanan.

“Uang pengganti Rp536.954.013 itu telah dipotong dengan yang telah dikembalikan terdakwa. Dakwaan (kerugian negara) terhadap keduanya tetap (Rp907.096.465),” singkatnya. AGK

Harian Mercusuar

View all posts