TANAMODINDI, MERCUSUAR – H-7 Perayaan Idul Fitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu akan membuka pasar lentora. Ada dua titik pasar lentora yang rencananya akan dibuka, yakni Mesjid Agung dan di halaman kantor TVRI Palu. Namun karena kesiapan yang kurang maksimal, maka pasar lentora tahun ini hanya dipusatkan di satu titik yakni di Mesjid Agung, Kelurahan Kamonji, Palu Barat. Demikian diungkapkan Asisten II Sekretariat Daerah Kota Palu, Ansar Sutiadi, Jumat (24/6/2016).

Pedagang yang ada di kota Palu lanjut Ansar, dipersilahkan untuk berjualan di lokasi pasar lentora Mesjid Agung dan sebisa mungkin untuk segera melakukan pendaftaran.

“Kalau ada pedagang yang ingin berjualan di lokasi pasar lentora, untuk segera mendaftarkan diri kepada panitia. Tempat pendaftaran berada di lokasi pasar lentora, sementara koordinatornya adalah Camat Palu Barat, Arif Lamakarate” ujarnya.

Semenara untuk tarif los Ansar mengungkapkan bahwa sebelumnya direncanakan pasar Lentora dilaksanakan selama 10 hari dengan tarif sebesar Rp900 ribu per los, namun karena perlu adanya persiapan yang lebih matang dan maksimal lagi, maka pasar lentora hanya dibuka selama tujuh hari dengan tariff Rp700 ribu per los.

Fasilitas yang disediakan bagi para pedagang yang ingin berjualan di lokasi Pasar kata dia, diantaranya tenda, kebersihan, listrik dan keamanan.

“Para pedagang yang sudah mendaftarkan diri akan mendapatkan berbagai fasilitas. Pedagang tinggal tau berdagang saja tanpa harus memikirkan fasilitas penunjang untuk melakukan aktivitas di lokasi,” kata Ansar.

Asar menambahkan bahwa jumlah los yang akan disediakan di Lokasi pasar lentora Mesjid agung yaitu 300 los, dan bilan nantinya jumlah pedagang yang mendaftar lebih dari los yang disediakan, maka panitia akan menambah jumlahnya.TIN

Kartini Nainggolan

View all posts

Latest videos