SIGI, MERCUSUAR – Meski negara ini bakal memperingati hari kemerdekaan ke 71, Rabu (17/8/2016) mendatang, namun masih banyak daerah yang belum seutuhnya merdeka. Salah satunya wilayah Kulawi Raya, meliputi Kecamatan Kulawi, Kulawi Selatan, Lindu dan Pipikoro.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten (Dekab) Sigi, Yusuf Edison yang merupakan dapil Kulawi Raya. Menurut Yusuf belum merdekanya masyarakat setempat dikarenakan pelayanan dasar, seperti infrastruktur, kesehatan maupun pendidikan yang hingga kini masih belum layak.

“Kalau bicara infrastruktur seperti jalan, jembatan, saluran irigasi dan lain-lain memang sudah ada perkembangan. Tapi itu belum merata. Bahkan saya melihat masih tampak ketimpangan di antara Kulawi raya di wilayah perkotaan dengan pegunungan,” jelas Yusuf.

Kondisi infrastruktur itu katanya turut berpengaruh besar terhadap kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan di Kulawi Raya. Ia menyontohkan di Kecamatan Lindu yang belum bisa masuk kendaraan roda empat, terdapat ambulan siaga untuk mengantisipasi ada masyarakat sana yang sakit parah.

“Tapi ambulan itu siaganya di Dusun Sadaunta Desa Namo dengan jarak belasan kilometer dari Lindu. Belum lagi kondisi ambulan yang sudah kurang layak pakai. Itu semua berpengaruh. Belum lagi di wilayah pedalaman di Pipikoro maupun Tobaku. Jangankan roda empat, roda dua saja sulit melintasi medannya. Masyarakat Kulawi Raya belum merdeka,” tandasnya.

Olehnya ia berharap dengan adanya pemerintahan baru di Kabupaten Sigi, dapat lebih mempercepat peningkatan akses pelayanan dasar di Kulawi Raya. “Kami sadari  semua butuh proses, tapi kami berharap wilayah kami tidak terabaikan, khususnya di bagian pedalaman,” tutupnya. BAH

Misbah Hidayat

View all posts