PALU, MERCUSUAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah  (Sulteng) launching Rumah Pintar Pemilu (RPP) Sabtu, (13/5/2017). RPP yang merupakan program KPU Pusat untuk media sosialisasi dan edukasi bagi seluruh masyarakat tersebut juga disebut Banua Demokrasi.

Ketua KPU Sulteng Sahran Raden mengatakan, provisi Sulteng terdapat delapan satker RPP dan sudah tujuh yang dilanching, sementara satu satker yang berada di Kabupaten banggai Kepulauan (Bangkep) belum dilancing mengingat daerah tersebut baru saja melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Menurut dia, tujuan RPP yang pertama adalah sebagai edukasi pendidikan politik dan media informasi kepemiluan.

Kedua kata Sahran, untuk meningkatkan partisipasi pemilih di profinsi Sulteng, mengingat dari tahun ke tahun terjadi penurunan partisipasi dimana tahun  2008  mencapai 74 persen partisipasi pada Pemilu legislatif, menjadi 68 persen tahun 2014.  Namun partisipasi pada Pilkada Bulo dan bangkep mengalami peningkatan partisipasi hingga 85 persen.

Sehingga Sahran berharap dengan adanya RPP, pelaksanaan Pilkada tahun 2018 di kabupaten Donggala, Parigi Moutong dan Norowali, partisipasi pemilih meningkat.

Sementara itu, Komisioner KPU RI, Pramono Ubaid Tantowi mengatakan RPP merupakan program sosialisasi yang setiap saat bisa dilakukan.  Sehingga diharapkan KPU di setiap daerah yang memiliki RPP untuk memaksimalkan keberadaan RPP mulai dari data dan koleksi buku.

Pramono mengakui jika bantuan dari pemerintah setempat, khususnya dalam pengadaan koleksi buku di RPP sangat dibutuhkan, sehingga dapat memikat masyarakat untuk datang berkunjung.

Dengga adanya RPP lanjut dia, penyelenggaraan Pemilu  semakin baik, terutama dalam hal partisipasi pemilih.TIN

Komentar

komentar

Harian Mercusuar

Lihat semua tulisan