TANAMODINDI, MERCUSUAR– Dalam memajukan produk lokal di Kota Palu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Pemerintah Kota Palu menggunakan layanan e-Katalog lokal untuk pengadaan barang dan jasa selain e-Katalog nasional.

“e- Katalog menjadi instrumen baru dalam menciptakan pengadaan barang/jasa pemerintah yang terbuka dan efisien,lebih bagus lagi jika menggunakan e-Katalog produk lokal, sehingga mensejahterkaan produk yang dihasilkan di daerah, jangan terpaku pada e-Katalog yang ada, mengapa tidak dibuat e-katalog lokal” kata Kepala Satuan Tugas Koordinasi  Supervisi Pencegahan Korupsi pada Lembaga KPK, Adliansyah Malik Nasution, di Ruang Bantaya Setda Palu, Senin (31/7/2017).

Ia mengatakan melalui e-katalog, pembelian barang/jasa bisa dilakukan secara cepat dan mudah. Pengelola pengadaan hanya perlu melakukan log in dan melakukan transaksi melalui laman https://e-katalog.lkpp.go.id/.

Menurut, Choky, sapaan akrabtam e-Katalog memiliki beberapa kelemahan, karena keterbatasan barang sendiri seperti pengadaan obat dan produk lokal, maka itu sangat diperlukan e-Katalog daerah.

Dia melanjutkan, ada empat daerah di Sulawesi Tengah yang diundang khusus dalam program Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah), untuk dapat dibantu dan dorong dalam rencana aksi daerah KPK RI yang ada di Kota Palu, maka ia perlukan masukan apa hambatan ditemukan OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Ketua Pokja Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Palu, Akram mengemukakan, terkadang ULP harus melakukan lelang berulang karena ketidaklengkapan persyaratan pemohon yang mengajukan tender, dan terkadang ada produk yang tidak masuk dalam e-Katalog sehingga Pemkot harus kembali berkonsultasi ke LKPP.

“Total jumlah paket lelang sebanyak 174 paket dan yang sudah dilelang sebanyak 146 paket dan kurang lebih 100 paket yang sudah kontrak,” jelas Akram

Sementara, Sekretaris Kota Palu, mengatakan, jika semua mengacu e-Katalog sedangkan produk lokal tidak masuk dalam e-Katalog dengan begitu mematikan usaha lokal seperti mobile pendidikan.  Sedangkan, Choky Menurutnya e-Katalog memiliki beberapa kelemahan, lanjut Choky, karena keterbatasan barang sendiri ya seperti pengadaan obat dan produk lokal, maka itu perlu E-Katalog daerah. ABS

Harian Mercusuar

View all posts