TOLITOLI, MERCUSUAR – Anggaran Rp100 Miliar sesuai kontrak antara cabang PLN Kabupaten Tolitoli dengan PT Centra Power Indonesia (CPI) sejak lima tahun berjalan untuk pelayanan listrik diminta diusut.

Pengusutan penggunaan anggaran tersebut, menurut ketua LSM Aliansi Indonesia, Hendri Lamo bukan hanya berkaitan dengan pemadaman listrik yang kerap terjadi, namun juga soal capaian realisasi penggunaan keungan yang tidak pernah dipublis. Padahal dalam anggaran itu paling besar dibelanjakan untuk perbaikan jaringan listrik.

“Sudah bertahun-tahun PLN di daerah ini selalu padam. Ironisnya yang menjadi alasan klasik adalah kerusakan jaringan, kalau penyebabnya selalu karena jaringan, gimana kontrak antara PLN dengan PT CPI, ini yang mestinya dipublis,” katanya.

Menurut Hendri Lamo, dari kurang lebih Rp100 Miliar anggaran selama kontrak berjalan, paling besar pemanfaatannya untuk perbaikan jaringan listrik. Dalam hitungan yang telah diketahui 50 persen dipergunakan untuk pelayanan, separuhnya biaya belanja sarana dan peralatan kantor PT CPI.

“Kewajiban PLN dalam pengelolaan anggaran miliaran itu melakukan kontrol serta mengawasi kerja-kerja PT CPI selaku pihak ketiga,” ungkapnya.

Sementara dalam fakta di lapangan, pengawasan atau kontrol yang menjadi kewajiban PLN justeru dinilai tidak maksimal, disebabkan keberadaan kantor PT CPI di Tolitoli tidak jelas, demikian halnya soal armada yang dipergunakan untuk mengatasi perbaikan jaringan.

“Sejak kontrak itu berjalan, tidak satupun nampak armada milik PT CPI di Tolitoli, kami tidak tau kalau mereka menggunakan fasilitas milik PLN,” tegas Hendri Lamp.

Berkaitan permintaan pengusutan penggunaan anggaran Rp100 Miliar yang diduga bermasalah antara PLN Tolitoli dengan PT CPI berdasarkan kontrak tersebut, katanya Hendri Lamo mendapat apresiasi dari Kapolres Tolitoli, AKBP Faisal Ramdhani SIK MH.

“Saat kami melakukan aksi damai hari anti korupsi tanggal 9 pekan kemarin,¬† laporan kami menyangkut kontrak Rp100 Miliar itu langsung disikapi Kapolres Tolitoli. Kapolres¬† memerintahkan pihak Reskrim melalui kanit tipikornya segera melakukan penyelidikan,” katanya.LAN