Konsumsi Rumah Tangga Ungguli Belanja Pemerintah

Ilustrasi konsumsi ruah tangga

PALU, MERCUSUAR – Anggaran pemerintah sangat penting karena mempunyai dampak yang signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah ini. Hal tersebut disampaikan  Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisa Statistik pada Badan Pusat Statistik Sulteng, Sukadana Sufifi menanggapi masih minimnya realisasi anggaran pemerintah pada triwulan II – 2017. Pengeluaran pemerintah hingga semester I-2017 baru mencapai 12,94 persen atau masih lebih rendah dibanding dengan pengeluaran konsumsi rumah tangga yang mencapai 50,38 persen.

“Besarnya konsumsi rumah tangga juga merupakan andil dari belanja pemerintah melalui belanja rutin seperti gaji sehingga terjadi perputaran uang di masyarakat,” ujarnya, seraya menambahkan andil terbesar dari pertumbuhan ekonomi di Sulteng berada di ekspor pertambangan nikel dan liquefied natural gas (LNG) atau gas alam cair yang memberikan kontribusi sebesar 21,74 persen.

Sebelumnya, Bank Indonesia Perwakilan Sulteng menyatakan perputaran uang di  Sulteng berkisar Rp18 triliun– Rp20 triliun per tahun yang didominasi alokasi anggaran dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi, dan APBD kabupaten/kota. HAI

 

Harian Mercusuar

View all posts