MERCUSUAR – Mis  komunikasi  antara KONI Sulteng dan FORKI terkait pemberitaan Mercusuar  beberapa waktu lalu yang menduga  ada “permainan” dibalik kekalahan Alan Nuari di final cabor Karate  PON XIX 2016 Jawa Barat  akhirnya berujung damai  setelah diadakannya rapat koordinasi antara pengurus FORKI dengan KONI Sulteng  Selasa (25/10/2016) kemarin.

Ketua KONI Sulteng Anwar Ponulele yang memimpin pertemuan menyebut  selaku ketua KONI Sulteng dirinya tidak bermaksud  untuk menuduh  bahwa kekalahan Alan Nuari  mendapatkan medali perak, telah melakukan permainan mata  dengan lawan . Akan tetapi hanya  sekedar mengingatkan bukan hanya kepada cabor Karate melainkan  kepada seluruh cabor yang mengikuti atau yang berlaga di PON XIX 2016 Jawa Barat agar tidak melakukan  atau bermain mata dengan lawan-lawan tandingnya  sesuai pesan gubernur pada pelepasan kontingen menuju PON Jawa Barat beberapa waktu lalu.

“Kalau memang hal  itu tidak terjadi dan tidak dilakukan maka kita harus bersyukur  dan berterima kasih kepada atlet dan pelatih,”ujar Anwar.

Permintaan maaf KONI Sulteng bukan hanya disampaikan secara lisan dihadapan para pengurus dan sejumlah awak media  namun ditindaklanjuti dengan surat dengan nomor: 210/KONI-STG/X/2016 yang berisi tanggapan  kepada Ketua Pengprov FORKI Sulteng.

Sebagai Ketua Umum KONI Sulteng, Anwar Ponulele menyampaikan permohonan maaf kepada pengurus dan masyarakat  Karate Sulawesi Tengah apabila memang tidak terjadi hal tersebut  dan selanjutnya KONI Sulteng  berterima kasih kepada FORKI  yang  bisa menyumbang  1 medali perak  dan 2 medali perunggu.

“Tidak ada ruginya kita balas (surat FORKI)  demi kemajuan prestasi olahraga, karena kalau itu kita larutkan (polemik)  akan menguras pikiran dan tenaga kita, apalagi masih banyak persoalan besar dihadapan kita,” tandas Anwar.

Diakhir tanggapannya, Anwar Ponulele berharap kominikasi antar KONI dan pengprov harus lebih ditingkatkan untuk bersama-sama membawa harum nama Sulawesi Tengah di pentas olahraga nasional.

Sementara itu Wakil Sekretaris Umum FORKI Sulteng, Idrus mengatakan dengan adanya surat dari KONI Sulteng, pihaknya bisa menerima  dengan lapang dada.  “Sudah sepatutnyalah KONI sebagai induk melakukan pembinaan kepada semua cabor dan kami juga berterima kasih dengan jawaban ketua KONI melalui surat yang di layangkan kepada FORKI  sehingga dengan adanya surat tersebut, kami dari FORKI cukup berlapang dada dengan apa yang disampaikan pak ketua umum KONI,”ujarnya.

Turut hadir pada kegiatan yang dilangsungkan di ruang rapat Kantor KONI Sulteng tersebut Ketua Litbang FORKI Dr Yudhi, Kabid Binpres Christo Mondolu serta  disaksikan Sekum KONI Sulteng Shadei Datupalinge serta beberapa pengurus KONI Sulteng lainnya. CLG

Harian Mercusuar

View all posts