Warning: curl_init() has been disabled for security reasons in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 95

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 97

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 98

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 100

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 103

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 106

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 333

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 334

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 363

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 370

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 375

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 376

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 377

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 379

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 382

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 150

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 151

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 159

Warning: curl_exec() has been disabled for security reasons in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 162

Warning: curl_errno() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 167

Warning: curl_errno() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 167

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 181

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/harian21/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 182
Kondisi Jembatan Mokoe Memprihatinkan – HARIAN MERCUSUAR

SIGI, MERCUSUAR – Kondisi Jembatan Mokoe yang berada di antara Desa Koja dengan Lonebasa Kecamatan Pipikoro kini begitu memprihatinkan. Padahal jembatan tersebut memiliki fungsi yang sangat vital yang juga menghubungkan sedikitnya lima desa di wilayah seberang.

Ebhy (28), seorang perawat yang bertugas di Desa Porelea sempat mengabadikan kondisi jembatan tersebut pekan lalu, dimana untuk menyeberang saja memerlukan keberanian ekstra. “Saya mau tidak mau harus menyeberang lewat sini karena aksesnya dari wilayah Kulawi Selatan menuju Porelea ya lewat sini. Yang saya pikirkan ya selamat sampai di seberang jembatan. Kondisi jembatanya sangat rusak dan berbahaya untuk dilewati,” ungkap Ebhy, Kamis (25/5/2017).

Menurutnya, jasa ojek pun sudah tidak memungkinkan untuk menyeberang. Sehingga mewakili masyarakat setempat, Ebhy berharap Jembatan Mokoe bisa segera diperbaiki. Bukan hanya lima desa yang bisa terancam terisolir, melainkan juga masyarakat di wilayah Tobaku yang juga sering melewati jembatan ini.

“Kamis lalu tanggal 18 Mei ada orang meninggal dipikul lewat jembatan itu menuju Desa Onu. Kebayang begitu susahnya masyarakat ketika harus memikul jenazah melewati jembatan yang sudah miring dan hampir roboh ini,” sambungnya.

Ia juga menceritakan jika ada masyarakat yang sakit dan harus dirujuk, maka harus memutar melewati Desa Kantewu dengan jarak dan waktu tempuh yang berlipat ganda jauhnya. Pasalnya jika memutar, maka harus melewati Pipikoro Timur dan medan jalannya juga tergolong berbahaya.

“Kasian kalau harus memutar, malah nanti pasien bisa tambah sakit. Kalau harapan saya ya tolong segera diperbaiki atau diganti yang baru jembatannya. Menurut saya kondisi ini sifatnya sangat darurat dan penting,” tutupnya. BAH

Harian Mercusuar

View all posts