DONGGALA, MERCUSUAR – Perahu wisata yang ditumpangi Ketua DPRD Kabupaten Donggala, Moh. Yasin terbalik saat hendak menuju pantai Tanjung Karang dalam sebuah kegiatan bersama bupati Donggala.

Peristiwa naas yang terjadi pada Senin (16/1/2017) bermula ketika rombongan bupati Donggala yang membawa tamu dari Yogyakarta untuk makan siang di objek wista Tanjung Karang Kelurahan Labuan Bajo dengan menggunakan kapal wisata milik Pemkab Donggala dari Pelabuhan Donggala Kelurahan Boya.

Ketika tiba di perairan Tanjung Karang, kapal wisata yang membawa sekira 20 orang tidak dapat sandar karena tidak ada dermaga di Tanjung Karang, sehingga mereka dijemput dengan perahu wisata di tengah laut.

Satu perahu wisata memuat rombongan bupati dan tamu dari Universitas Aisyiyah Yogyakarta dan satu perahu lainnya memuat rombongan Ketua DPRD Donggala, Moh. Yasin beserta sejumlah kepala SKPD Pemkab Donggala.

Angin dan arus kencang yang masuk ke Tanjung Karang, menjadi salah satu kendala proses transfer penumpang dari kapal ke perahu wisata. Rombongan bupati mulus menuju pantai untuk pendaratan. Namun perahu rombongan Ketua DPRD Donggala, terbalik dihantam arus dan angin yang kencang.

Suasana panik di perahu yang ditumpangi selain Ketua DPRD Donggala, yaitu: Kapolsek Banawa, Kepala  Dinas Pariwisata, Saja’un; Kepala Dinas Sosial, Budi; Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Abdurahman L. Lugu; dan Sekwan, Lukman; serta Direktur RS Pratama Tambu, Hamzah Arifandi, termasuk Direktur Akaper Donggala, Fauzan yang histeris minta tolong ditambah dua artis Donggala dan staf bupati, Ibrahim Abbas.

Untung saja saat peristiwa terjadi, sejumlah kapal wisata lainnya dapat segera mencapai tempat kejadian perkara, sehingga para penumpang dapat dievakuasi secepatnya.

Akibat peristiwa itu, sejumlah alat elektronik seperti handphon basah terendam air laut, termasuk pula dompet dan tas.

“Alhamdulillah.. Allah SWT masih memberikan pertolongan, sehingga seluruh penumpang dapat selamat,” ujar Ketua DPRD Donggala, Moh. Yasin ketika sampai di daeratan.

Kisah tenggelamnya perahu wisata itu, langsung menjadi perbincangan hangat diacara makan siang yang sempat molor hingga beberapa jam.HID

Wahid Agus

View all posts