TOLITOLI, MERCUSUAR – Keindahan bawah laut Pantai Sabang Kecamatan Galang, mulai diminati masyarakat akhir-akhir ini.

Keindahan  bawah laut berupa terumbu karang dan puluhan spesies ikan itu, bisa dilihat saat melakukan snorkeling,yang hanya berjarak beberapa meter dari pantai.

Pemandu wisata Pantai Sabang, Fandi mengatakan, kegiatan snorkeling yang ada di Pantai Sabang saat ini mulai banyak peminatnya, baik oleh wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

“Saat ini kami mulai menggalakkan potensi pariwisata bawah air dengan melakukan snorkeling kepada pengunjung Pantai Sabang. Saat ini masih dalam tahap promosi tarif penyewaan baju renang dan alat renang yang kita tawarkan sangat murah yaitu Rp10 ribu/baju dengan tidak membatasi waktu,” ujarnya saat ditemui di Pantai Sabang, Minggu (6/11/2016).

Dia menjelaskan, pada hari minggu wisatawan yang datang ke Pantai Sabang bisa menukarkan tiket masuk dengan baju renang namun waktunya dibatasi hanya setengah jam saja.

“Saya berharap masyarakat Tolitoli bisa memanfaatkan momen ini untuk bisa berwisata bawah laut karena tarifnya masih relatif murah, tarif ini hanya berlaku sampai bulan Desember saja, dan awal tahun tarifnya akan dinaikkan,” katanya.

Sementara itu, Jayanti (26) warga Desa Lakuan yang sengaja datang ke Pantai Sabang mengaku sangat takjub melihat potensi wisata bawah laut yang sangat indah, saat melakukan snorkeling.

“Terumbu karang di bawah lautnya sangat bagus dan beraneka ragam begitu pula dengan ikan yang beraneka ragam warnanya bermain di terumbu karang yang ada di Pantai Sabang, sangat indah sekali rasanya tidak mau naik ke permukaan,” akunya.

Ia berharap, wisatawan yang datang di Pantai Sabang ini agar bisa menjaga kebersihan pantai dan dapat menjaga kelestarian terumbu karang dan spesies lainnya yang ada di bawah air.

“Lokasi wisata bawah laut ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pengunjung, mumpung tarif yang ditawarkan masih murah dan bisa menjaga kebersihan laut terutama di Pantai Sabang, agar potensi wisata kita bisa dikenal di luat daerah,” harpanya.RP

Harian Mercusuar

View all posts