PALU, MERCUSUAR – Perum Bulog Sulteng menjamin stok berbagai kebutuhan pangan masyarakat, termasuk menghadapi Lebaran Haji 2017 relatif aman.

“Begitu pula, harga pangan dijamin stabil dan terkendali,” kata Kepala Perum Bulog Sulteng melalui Kepala Bidang Pengadaan dan OPP, Bahar Haruna di Palu, Rabu (9/8/2017).

Semua komoditas pangan yang ditangani Bulog di Sulteng, kata dia, seperti beras, gula pasir, bawang merah, bawang putih, telur ayam, dan minyak goreng.

“Stok di gudang saat ini cukup memadai,” ujarnya.

Ia meminta semua pihak tidak perlu meragukan stok pangan karena Bulog tetap akan menyediakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di provinsi ini.

Khusus beras, lanjut dia, Bulog Sulteng masih menguasai beras medium maupun premium mencapai 20.000 ton. Stok beras sebanyak itu cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Januari 2018.

Selain itu, Bulog juga terus gencar melakukan pembelian gabah dan beras produksi petani di seluruh kantong produksi tersebar di 13 kabupaten/kota di Sulteng.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulteng Abubakar Almahdali juga membenarkan stok pangan dan kebutuhan lainnya di seluruh kabupaten/kota di daerah ini relatif cukup memadai.

Ke depan, kata Abubakar, masyarakat akan menghadapi Iduladha 1438 Hijriah yang tentu permintaan terhadap beberapa jenis bahan kebutuhan pokok dan strategis meningkat.

Walaupun demikian, dia menegaskan kembali bahwa hal itu tidak perlu khawatir sebab stok komoditas sembako cukup memadai. Misalnya, daging sapi di pasar-pasar tradisional relatif cukup memadai, bahkan harganya relatif stabil.

Di pasar harga daging sapi segar, misalnya, saat ini bertahan pada kisaran Rp100 ribu per kilogram, sedangkan daging beku di pasar modern sesuai harga eceran tertinggi (HET).

Gula pasir dijual pengecer Rp12.500,00/kg dan beras bervariasi antara Rp9.000,00 dan Rp11 ribu/kg tergantung pada jenis dan kualitasnya. ANT

Komentar

komentar

Harian Mercusuar

Lihat semua tulisan