BESUSU BARAT, MERCUSUAR- Sepanjang 2017, jumlah kasus yang ditangani Polda Sulteng sebanyak 380 kasus. Jumlah kasus transnasional ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya atau di tahun 2016 yakni sebanyak 357 kasus.

“Jadi sepanjangn tahun 2017 terjadi peningkatan sebanyak 23 kasus,” kata Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Rudy Sufahriadi, saat press rilis akhir tahun di ruang Rupatama Mapolda Sulteng, belum lama ini.

Rudy mengatakan, di tahun 2016 menysakan satu kasus yang belum diselesaikan, sementara di 2017 terdapat 91 kasus penyalahgunaan narkoba yang belum rampung atau diselesaikan, dengan rincian jumlah tersangka 459 orang,dan barang bukti berupa ganja 11,96 gram, sabu-sabu 21.672,7823 gram, pil THD 21.631 butir dan pil dextro sebanyak 112 butir.

Menurut, Kapolda pihaknya akan terus berupaya untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah sulteng, meningkatkan kasus narkoba ini mengindikasikan bahwa peredaran narkoba di wilayayh ini masih tinggi, bahkan kemungkinan sudah merambah para anak-anak dibawah umur.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kurun waktu enam bulan 2017, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulteng berhasil mengungkap beberapa kasus narkoba dan menyita barang bukti (babuk) seberat 13 kilogram sabu-sabu.

Penangkapan ini merupakan bukti bahwa Polda Sulteng tidak akan mentolerir setiap tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Sulteng.

Kabid Humas Polda Sulteng AKBP  Hari Suprapto mengatakan, petugas juga tidak akan segan- segan mengambil tindakan tegas kepada para pelaku narkoba, baik pengedar, bandar maupun pengguna.Dalam waktu enam bulan itu, ada 234 tersangka yang berhasil diringkus dan sebagian kasusnya sudah diproses lanjut di kejaksaan maupun pengadilan.

“Kita tidak akan main-main dengan para pelaku narkoba, jika memang terbukti terlibat dan melakukan perlawanan saat akan ditangkap maka akan dilumpuhkan,” katanya, Jumat (7/7/2017).

Ada beberapa kasus narkoba yang berhasil diungkap Dit res Narkoba Polda Sulteng dan jajaran dengan jumlah babuk sabu-sabu lebih dari 1 Kg, diantaranya kasus penangkapan Brigadir Polisi Samsu Rizal yang membawa sabu-sabu seberat 5 Kg dan akhirnya ditembak di area parkir salah satu hotel di Palu, pada Selasa (24/1/2017) malam. Polisi juga menangkap tersangka lainnya bernama Ilham warga Polmas. AMR

Harian Mercusuar

View all posts