DONGGALA, MERCUSUAR – Pemkab Donggala menggelar upacara tanggal 17 yang dirangkaikan dengan hari ulang tahun (HUT) Sulteng ke-53.

Upacara di halaman Kantor Bupati Donggala, Senin (17/4/2017) dengan inspektur upacara Bupati Donggala, Kasman Lassa  yang dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Donggala, Aidil Noor beserta para kepala dan staf SKPD itu, mendengarkan sambutan gubernur Sulteng yang dibacakan bupati.

Sambutan bertema HUT Sulteng ke-53, yaitu Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan Menuju Tercapainya Sulawesi Tengah yang Maju Mandiri dan Berdaya Saing.

Gubernur  menyampaikan bahwa HUT kali ini sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas dinamika perjalanan pembangunan sejak 13 April 1964 hingga tercapainya berbagai kemajuan pembangunan saat ini. HUT Sulteng juga sebagai bentuk apresiasi kepada para pelaku sejarah serta pelaku pembangunan sejak kepemimpinan pemerintahan yang pertama hingga saat ini, yang didukung oleh kepemimpinan pemerintahan kabupaten dan kota se Sulteng. Sehingga dari kebersamaan ini, telah banyak memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Kemajuan yang telah dicapai oleh Sulteng diusia Ke-53 ini dapat dilihat dari beberapa komponen indikator pembangunan, antara lain yaitu Pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulteng pada 2016 mengalami pertumbuhan  9,98 persen dan merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi, baik di kawasan Sulawsi Maluku Papua (Sulampua) maupun  tingkat nasional.

“PDRB perkapita Sulteng pun meningkat signifikan dari Rp31,88 juta pada 2014 menjadi Rp37,46 juta pada 2015,” ucap Kasman Lassa.

Lebih jauh disampaikan bahwa berdasarkan capaian tersebut, dan sejalan dengan hasil musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang ) Sulteng 2017, telah disepakati tema pembangunan Sulteng pada  2018, adalah Meningkatkan Daya Saing Daerah Melalui Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Penguatan Mutu Modal Manusia.

Isi sambutan gubernur itu juga mengutip pidato pengantar presiden RI pada sidang Kabinet Paripurna mengenai pagu Indikatif RAPBN 2018 di Istana Negara tanggal 4 April 2017, dimana presiden menekankan pada  volume belanja yang harus diarahkan untuk target-target pembangunan  dan pada dana desa yang harus terus dipantau efektivitas pelaksanaannya. Terutama diprioritaskan untuk peningkatan produktivitas dalam rangka mengurangi kemiskinan dan menciptakan lapangan pekerjaan di Desa. HID

Harian Mercusuar

View all posts