PULUHAN karyawan Bank Danamon sudah berada di depan Pasar Rakyat Ranggulalo, Biromaru, Kabupaten Sigi sejak pagi. Aktifitas di pasar belum ramai.

Di bagian depan, tampak beberapa pedagang masih membongkar karung-karung pakaian bekas (cakar). Beberapa pedagang lainnya, juga masih mengemasi tempatnya berjualan.

Beberapa menit sebelum 07.00 wita, karyawan Bank Danamon, laki-perempuan mulai memulung sampah yang berserakan di kawasan pasar.

Pimpinan dan karyawan yang mengenakan seragam kaos berwarna kuning, bercampur baur memulung sampah plastik.

Ada yang menyapu dan memaras rumput. Bahkan, ada yang membawa sekop untuk menimbun jalan yang becek dengan pasir.

“Ini adalah kegiatan Danamon peduli lingkungan untuk mewujudkan pasar rakyat yang sehat, nyaman, dan aman. Kegiatan seperti ini kami lakukan setiap tahun,” kata Branch Coorporate Officer (BCO) Bank Danamon Palu, Rima Kalalo.

Pasar Ranggulalo dibangun tahun 2016. Sampai sekarang hari pasar baru dua kali seminggu, yaitu hari Kamis dan Minggu.

Tidak heran, kawasan pasar yang cukup luas ini belum terawat. Di bagian depan, juga di dalam areal pasar, sampah masih bertebaran.

Melalui kegiatan bersih-bersih pasar ini, diharapkan dapat menggugah kesadaran warga pasar untuk membiasakan hidup bersih dari sampah. Karena pasar yang bersih, akan membuat warga yang beraktivitas di pasar dapat merasa nyaman dan aman.

Bantu Pengangkut Sampah

Sebelum menyerahkan bantuan motor tiga roda ke Bupati Sigi, Rima menjelaskan soal Bank Danamon. Kini terdapat empat kantor pembantu di Sulteng.

Ia juga menjelaskan beberapa produk yang dimiliki bank itu. Termasuk, kemudahan mendapatkan pinjaman untuk berbagai keperluan.

“Pak Bupati, tadi kami sudah kerja bakti membersihkan di sekitar areal pasar. Kami juga membawa bantuan motor tiga roda untuk pengangkut sampah di pasar ini,” kata pimpinan Bank Danamon Palu, Rima Kalalo kepada Bupati Sigi, Muh. Irwan Lapata. Irwan disertai Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Sigi.

Menurut Rima, aksi bersih-bersih di pasar ini diharapkan menjadi rangsangan warga untuk menjadi peduli dengan kebersihan.

Bupati Sigi, Irwan Lapata memberikan apresiasi kepada Bank Danamon yang melakukan aksi bersih-bersih. Memang selama ini, pasar rakyat itu belum dikelola dengan baik.

Menurutnya, bantuan satu unit motor tiga roda pengangkut sampah dilihat sepintas tidak terlalu berarti. Tetapi ia menilai bantuan itu akan sangat bermanfaat untuk digunakan membersihkan sampah di pasar.

“Ini Bank Danamon yang pertama memberikan bantuan pengangkut sampah. Mudah-mudahan, ke depan ada pihak-pihak lain juga yang dapat mengikuti langkah Bank Danamon,” kata Irwan kepada Mercusuar.

Ia pun mengungkapkan, pendapatan asli daerah Kabupaten Sigi masih terbilang rendah, yaitu Rp 1 triliun lebih. Dengan dana seperti itu, tidak mungkin semua program dapat diwujudkan karena keterbatasan dana. Itulah sebabnya, ia sangat mengapresiasi bantuan Bank Danamon tersebut.

Menurutnya, di kompleks pasar sudah pasti terdapat banyak sampah. Makanya, bantuan pengangkut sampah itu akan sangat membantu pengelola pasar untuk mengangkut sampah yang ada.

Bantuan motor pengangkut sampah itu diserahkan Rima Kalalo diterima Bupati Sigi, Irwan Lapata. Selesai menandatangani berita acara penyerahan, Irwan Lapata pun langsung berpose duduk di motor.

Menurutnya, bantuan itu akan diserahkan ke pengelola. “Sudah ada orangnya, dia yang akan mengoperasikan untuk mengangkut sampah di sini,” kata Irwan lalu menunjuk seorang lelaki yang

berdiri di sampingnya.TASMAN BANTO

Harian Mercusuar

View all posts