SIGI, MERCUSUAR – Warga Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki dihebohkan dengan penemuan tulang manusia di salah satu kebun milik warga setempat, Sabtu (18/11/2017).

Kanit Reskrim Polsek Palolo, Bripka Safari melalui ponsel menjelaskan pasca memperoleh informasi dari warga, pihaknya pun kemudian bergegas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kemudian tulang manusia itu pun hendak dibawa oleh tim indentifikasi Nit Reskrim Polsek Palolo ke Puskesmas Kamarora dengan maksud untuk dilakukan proses otopsi.

Namun Agus Habel (77) warga Kamarora B yang merupakan pemilik kebun tersebut mengakui bahwa tulang manusia itu tak lain adalah anak kandungnya bernama Arkadius (37) yang hilang sejak sembilan bulan lalu, tepatnya Februari 2017.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap Agus Habel, diperoleh keterangan bahwa anaknya itu mengalami gangguan jiwa dan dirawat di pondok kebunnya tidak jauh dari TKP.

Kemudian sejak Februari lalu anaknya meninggalkan pondok,” tutur Bripka Safari, Minggu (19/11/2017).

Menurut Agus Habel, dirinya dulu bersama warga sempat melakukan pencarian terhadap korban selama beberapa hari, namun tidak diketemukan hingga kini. “Jadi Agus Habel ini mengaku sejak itu yang bersangkutan menyatakan anaknya sudah tidak diketahui keberadaannya. Sekarang saat ditemukan tulangnya, ia meyakini kalau itu tulangnya anaknya,” sambungnya.

Olehnya berdasarkan hasil berita acara pemeriksaan (BAP) Bripka Safari menyatakan bahwa pihaknya membuat berita acara penolakan otopsi dan kemudian dilaksanakan penyerahan tulang belulang manusia itu kepada pihak keluarganya dan disaksikan oleh aparat desa serta tokoh masyarakat desa setempat. BAH

 

Harian Mercusuar

View all posts