PALU, MERCUSUAR – Dinas Pendidikan Kota Palu mengajak seluruh Kepala SMP se-Kota Palu membahas berbagai persoalan yang terjadi di sekolah. Persoalan yang mengemuka adalah soal terlambatnya pencairan dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS), pemberantasan Narkoba dan pendataan aset.

Pertemuan yang dihadiri seluruh kepala SMP negeri maupun swasta di Kota Palu tersebut berlangsung di SMPN 8 Palu.

“Kami menyadari bahwa saat ini seluruh sekolah mengalami berbagai persoalan seperti keterlambatan dana BOS hingga penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Dengan adanya pertemuan ini kami berharap bisa menemukan solusi yang terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu, Ansyar Sutiadi, Kamis (19/10/2017).

Persoalan dana BOS merupakan isu nasional yang memang terjadi lantaran adanya kesalahan dari Pemerintah Pusat. Makanya pihaknya mengimbau kepada seluruh sekolah untuk bisa bersabar dan bisa mencarikan jalan agar bisa menyelesaikan sendiri persoalan dana BOS tersebut. Sebab pihaknya juga belum bisa memberikan jaminan kapan dana BOS tersebut cair, karena masalah dana BOS dikelola langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulteng.

“Pada pertemuan yang utama mengenai persoalan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar saat ini. Makanya pada pertemuan ini kami juga mengajak pihak BNN Kota Palu untuk memberikan materi mengenai pencegahan narkoba di sekolah. Mereka memberikan banyak penjelasan mengenai cara-cara memberantas narkoba di kalangan pelajar saat ini,” terangnya.

Sementara pihak sekolah hanya bisa berharap agar persoalan dana BOS dan penyalahgunaan narkoba di sekolah bisa secepatnya teratasi. Melalui rapat itu, kepala sekolah juga meminta pemerintah secepatnya mencairkan dana BOS yang merupakan kebutuhan sekolah untuk aktivitas pembelajaran.UTM

Harian Mercusuar

View all posts