GUBERNUR CUP 2017

PALU, MERCUSUAR – PSNB Nupabomba selangkah  lagi lolos ke babak 16 Besar   turnamen Sepakbola  Gubernur Cup 2017 meskipun hanya bermain imbang 0-0 saat menghadapi PS Sinar Baiya, Selasa (31/10/2017) petang di lapangan Kramat Jaya Kelurahan Lasoani.

Pada laga yang dipimpin wasit Don Ticualo, Sinar Baiya yang  diarsiteki Syamsuddin membuat sibuk pertahanan PSNB yang dibentengi Wawan Kurniawan, Bambang Nurdiansyah, Ferdiansyah dan Ajib Sariansyah.  Bahkan  hampir sepanjang babak pertama, Sinar Baiya justru mendominasi permainan   dengan menciptakan beberapa  peluang mecetak gol.

PSNB baru bisa bangkit di babak  kedua. Namun  penampilan brilian kiper Saddam  dibawah mistar gawang Sinar Baiya  menjadi satu alasan mengapa gawang  Sinar Baiya tidak kebobolan.

Lini tengah  Sinar Baiya dinilai menjadi satu kekuatan yang mematikan alur serangan PSNB pada laga tersebut. Playmaker Renald, Arsud dan Alfandi beberapa kali mampu  mematahkan kreasi yang dibangun pemain tengah PSNB yang  dikoordinir Fikry, Mohammad Ijen dan Mohammad Hendra.

Hasil imbang tanpa gol  di laga tersebut  membuat sulit langkah Sinar Baiya ke babak selanjutnya. Namun coach Syamsuddin belum menyerah, bahkan dia menyebut peluang timnya masih terbuka walaupun sangat berat.

“ Hasil ini memang tidak membuat saya nyaman, karena kita  baru dapat satu poin. Tapi,  kita masih punya kans lolos dengan catatan   harus menang di pertandingan terakhir,” kata Syamsuddin usai laga.

Meski demikian Syamsuddin menilai pasukannya sudah bermain maksimal. “Saya hanya  menyoroti lini depan yang kurang tenang tapi di satu sisi disiplin lini pertahanan yang tampil sangat baik, bikin saya puas padahal sehari sebelumnya kita juga bermain di daerah lain,” ujar Syamsuddin.

Sementara itu manajer tim PSNB, Salinring mengakui anak buahnya bermain tidak  sama dengan laga sebelumnya.  Dia menilai Mirdan dkk kehilangan sentuhan.

“Kami bermain tidak seperti biasanya. Bahkan kesan yang saya lihat anak-anak terburu-buru dalam melepaskan bola kedepan, sehingga tidak memperlihatkan ciri khas dan karakter kita dengan sentuhan bola-bola pendek yang cepat. Tapi, memang di awal kami mencoba memaksimalkan beberapa pemain yang selama ini berada di bangku cadangan dan ternyata mereka tidak memanfaatkan dengan baik. Insha Allah kedepannya kami akan kembalikan lagi karakter kami sesungguhnya,” terang Salinring.

Satu poin yang diraih PSNB Nupabomba pada laga tersebut membuka kans tim asal Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala ini melangkah ke fase selanjutnya. Namun PSNB  butuh konsentrasi penuh di laga terakhir. Pasalnya, Beringin Putra akan menjadi lawan M Irfan Mangge dkk yang dinilai bakal menyulitkan PSNB merebut status runner up grup F.

“ Kami tetap optimis bisa lolos ke babak 16 Besar walaupun lawan selanjutnya pasti tidak ringan. Tapi, saya percaya anak-anak bisa  memberikan yang terbaik,” tutup Salinring. CLG

Harian Mercusuar

View all posts