• Perintahnya ke Kepala OPD
  • Honorer Malas Keluarkan Saja

 

PALU, MERCUSUAR – Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah, Hidayat Lamakarate meminta kepada para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk tidak ragu memberikan sanksi tegas kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya yang tidak mematuhi aturan masuk kerja. Siapa pun dia, tanpa pandang bulu, bila tidak disiplin dan melanggar aturan harus diberi sanksi.

Hal itu dikemukakan Hidayat ketika melakukan inspeksi mendadak ke OPD-OPD, Selasa (2/1). Inspeksi mendadak dilakukan untuk mengecek kehadiran ASN setelah liburan Natal dan Tahun Baru.

Sidak yang dipimpin Hidayat dibagi empat tim.

Tim I dipimpin Hidayat, dan tim lainnya masing-masing dipimpin Asisten I, II, III, dan staf ahli.

Hidayat juga mengingatkan kepada kepala OPD agar lebih berhati-hati untuk memberikan cuti kepada ASN. Cuti tahunan itu bisa sesuai ketentuan tetapi tidak bisa menyeberang tahun. Karenanya, cuti yang menyeberang tahun itu melanggar aturan.

Inspeksi mendadak pertama Hidayat ke Dinas Kesehatan. Ia meminta ASN yang ada di OPD itu agar terus memiliki etos kerja yang tinggi, berdedikasi tinggi, dan disiplin agar kita semua dapat mendukung dan mewujudkan visi misi Gubernur Sulteng.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh ASN yang dapat mematuhi aturan masuk kerja sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah, dalam hal ini Menpan. Ketentuan itu ditindaklanjuti seluruh pemerintah daerah dalam hal ini gubernur.

Menurutnya, gubernur memberikan petunjuk untuk melakukan sidak ke seluruh OPD.

Hidayat juga menyinggung soal keberadaan honorer atau tenaga kontrak. Menurutnya, kantor pemerintahan bukanlah tempat titipan. Karenanya, keberadaan tenaga kontrak pada masing masing OPD harus disesuaikan dengan kebutuhan dan keahlian yang dimiliki tenaga kontrak.

Ditegaskan, tenaga kontrak harus sesuai dengan kebutuhan OPD. Mereka yang malas dan tidak memiliki etos kerja sesuai kebutuhan,  tidak usah dipanggil. Bila perlu ke depan harus dilakukan seleksi terhadap honorer sesuai dengan kebutuhan  OPD.

“Tujuannya agar kita dapat meningkatkan gaji tenaga kontrak,” katanya.

Hidayat juga meminta kepala OPD agar dapat mengusulkan tenaga kontrak atau honorer untuk di SK-kan setelah dilakukan analisa sesuai kebutuhan.OPD nanti dibentuk tim analisa.

Dari sidak yang dilakukannya, ia memberikan apresiasi atas kehadiran pejabat dan staf ASN setelah melakukan liburan. Menurutnya, kehadiran ASN sangat baik dan sangat membanggakan. “Tetapi kepada pejabat yang tidak hadir akan dilakukan teguran tertulis langsung dari Sekprov kepada staf yang tidak hadir,” kata Hidayat seperti rilis yang dikirim Humas Pemprov Sulteng.

Selain di Dinas Kesehatan, Hidayat juga melakukan sidak di di Dinas Perdagangan dan Perindustrian sekaligus memimpin apel. Kemudian dilanjutkan ke Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Dinas Perhubungan, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, serta Dinas Cipta Karya dan SDA.MAN

 

Harian Mercusuar

View all posts