MOROWALI, MERCUSUAR-Seleksi Calon Pejabat Tinggi Pratama (Assesment) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali memasuki tahapan terakhir, yakni wawancara setiap individu, Selasa (27/9/2016).

Tim assesor atau penguji itu sendiri terdiri dari tiga orang dan seorang administrator, yang berasal dari Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Region IV Makasaar.  Mereka itu adalah  Yefta Gracian D’mayor Kardiono, SH, jabatan  Analis Kinerja;  Gilang Arthyo Lumaksono, S.Psi, jabatan  Analis Kinerja serta  Freddy Hesli Sampeliling, S.Psi, jabatan  Analis Kinerja.

selanjutnya, Alias, S.Sos, jabatan  Sekretaris, bertindak sebagai bagian administrasi.
Kegiatan yang diikuti oleh 28 pejabat eselon III tersebut sebelumnya direncanakan akan berlangsung selama tiga hari, namun karena cepatnya menyelesaikan ujian, akhirnya bisa tuntas dalam dua hari.

Bupati Morowali, H Anwar Hafid yang dihubungi via telpon seluler, Rabu (28/9/2016), mengharapkan agar seluruh peserta assesment tersebut bisa memenuhi standar sehingga dapat mengikuti persiapan lelang jabatan di eselon II nantinya.

Sementara, Kanreg IV BKN Makassar, Sayadi yang dikonfirmasi via telpon seluler mengatakan bahwa untuk hasil assesment adalah untuk seleksi jabatan dan diserahkan kepada pengguna Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

“Hasil assesment itu sebetulnya untuk seleksi jabatan, dan untuk PPK, kami BKN hanya bertindak sebagai penyelenggara dan assesor, hasilnya nanti akan diserahkan ke pengguna apakah pejabat tersebut bisa dipakai atau tidak dengan didampingi oleh Bapperjakat,” ungkapnya.

Sementara salah seorang assesor, Gilang Arthyo Lumaksono menjelaskan bahwa untuk hasil assesment tersebut diperlukan waktu selama dua atau tiga bulan karena masih akan dirapatkan bersama dengan assesor lain. “Kalau untuk hasilnya, kami belum bisa menyimpulkannya karena kami harus melakukan rapat dulu dengan semua assesor yang melakukan tugasnya selama di Morowali,” tandasnya.BBG

Harian Mercusuar

View all posts