PALU, MERCUSUAR – Gubernur Sulteng, Longki Djanggola membuka rapat koordinasi (Rakor) penguatan arah kebijakan otonomi daerah dan persiapan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018 di Sulteng. Rakor ini dihadiri Bupati Kabupaten Banggai, Herwin Yatim, Bupati Morowali Utara, Aptripel Tumimomor dilangsungkan di Ruang Polibu, Kantor Gubernur, Selasa (8/8/2017).

“Rapat koordinasi yang kita selenggarakan ini mempunyai arti yang sangat penting dalam rangka penguatan arah kebijakan otonomi daerah dan merupakan agenda penting bagi masyarakat di Sulteng,” tutur Longki.

Menurutnya, pilkada serentak 2018 dipandang penting yang bertujuan merealisasikan hak konstitusional setiap warga negara, menciptakan transisi kekuasaan dan memilih pemimpin secara fair, demokratis dan terlegitimasi.

“Perhelatan demokrasi ini merupakan implementasi pembangunan nasional yaitu terwujudnya kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang aman, bersatu, rukun, dan damai,” imbuhnya

Diketahui, dari 171 daerah yang akan melaksanakan pilkada serentak 2018, termasuk di dalamnya Kabupaten Donggala, Parigi Moutong, dan Morowali.

Ketua KPUD Sulteng, Sahran Raden mengumumkan jadwal pilkada serentak pada Rakor ini meliputi, pemungutan suara 27 juni 2018, rekaputilasi tingkat kecamatan 28 Juni – 4 Juli 2018, rekapitulasi tingkat kabupaten/kota 4 Juli – 6 Juli 2018, dan rekapitulasi tingkat provinsi tanggal 7 Juli – 9 Juli 2018.

“Sampai dengan saat ini, KPU terus menyelesaikan tahapan persiapan antara lain, penyusunan dan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah,” tutur Sahran.

Ia menambahkan, materi-materi yang dibahas dalam rakor meliputi penguatan fasilitasi kepala daerah dan DPRD. Narasumber pada kegiatan ini, berasal dari Kemendagri, Ketua KPUD dan Bawaslu Sulteng. BOB

Harian Mercusuar

View all posts