PALU, MERCUSUARGubernur Sulteng, Longki Djanggola menekankan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sulteng agar bergerak cepat. Pasalnya karena realisasi APBD 2017 per 31 Oktober tidak mencapai target lagi.

“Kepala OPD harus lebih serius dalam pelaksanaan anggaran dan merealisasikan kegiatan sesuai dengan target,” ujar Gubernur Longki saat memimpin rapat Tepra periode 31 Oktober 2017 didampingi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Moh Hidayat Lamakarate, Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesra Bunga Elim Somba dan Asisten Umum dan Organisasi Mulyono di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Senin (13/11/2017).

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Longki, agar Desember mendatang pihaknya tidak tegesa – gesa untuk merealisasikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang bisa berdampak tak tercapainya terget realiasi. Ia meyakini apabila para Kepala OPD bisa langsung bergerak cepat terget realisasi yang telah ditetapkan akan tercapai.

“Saya yakin realisasi anggaran dan kegiatan pasti bisa dicapai, asal dari sekarang dilakukan langkah-langkah yang tepat agar pelaksanaanya di Desember tidak tergesa-gesa,” ujarnya.

Melalui kesempatan itu, Gubernur Longki juga berpesan kepada OPD dalam pemberian bantuan kepada masyarakat agar dilaksanakan sesuai ketentuan Perundang-undangan yang berlaku.

Berdasarkan laporan Kepala Biro Pembangunan dan Sumber Daya Alam Tuty Zafriana yang juga selaku Sekretaris Tepra Provinsi Sulteng, realisasi APBD per 31 Oktober sebesar Rp 2,305 triliun lebih dari total pagu Rp 3, 599 triliun lebih atau terealisasi sebesar 64, 04 persen dari target 73 persen. Dengan hanya capaian realisasi demikian, terjadi deviasi negatif 8, 94 persen. Adanya deviasi negatif capaian realisasi anggaran dipengaruhi dengan penetapan APBD perubahan yang baru bisa disahkan pada akhir Oktober.

“Tapi setelah pengesahan anggaran perubahan pasti akan dapat meningkatkan realisasi anggaran,” ungkap Tuty.

Dia menambahkan, setelah disahkannya anggaran perubahan per-akhir Oktober lalu, maka total pagu APBD Sulteng 2017 menjadi Rp 3,715 triliun lebih, atau bertambah sebesar Rp 115 miliar lebih. BOB

Harian Mercusuar

View all posts