DONGGALA, MERCUSUAR – Untuk yang keempat kalinya, nelayan di Kabupaten Donggala menerima asuransi karena kecelakaan saat melaut. Kali ini nelayan di Desa Towale Kecamatan Banawa Tengah menerima Rp160 juta yang diserahkan oleh bupati Donggala.

 

Penyerahan asuransi nelayan kepada Indobaca istri ahli waris almarhum Nasir yang dihadiri bupati Donggala, Kasman Lassa bersama pihak Jasindo Palu, Rahmat Manoppo berlangsung di Desa Towale,  Banawa Tengah, Senin (7/8/2017).

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Ali Assagaf dalam laporannya mengatakan, penyerahan klaim asuransi ini wujud dari kerja nyata pemerintah dalam melindungi para nelayan saat bekerja. Khusus di Kabupaten Donggala, perhatian kepada nelayan begitu nyata, tidak hanya menyukseskan program perlindungan nelayan tetapi juga menyiapkan segala kebutuhan alat tangkap bagi nelayan dalam menjalankan aktifitas kerjanya di laut.

Ali menjelaskan, program perlindungan nelayan dalam bentuk pemberian asuransi di Kabupaten Donggala, sudah kali keempat diberikan. Klaim asuransi nelayan pertama di Kelurahan Boya, Kecamatan Banawa bernilai Rp50 juta. Kemudian di Desa Balukang, Kecamatan Sojol Rp50 juta, selanjutnya di Desa Tanahmea, Kecamatan Banawa Selatan diserahkan asuransi kematian sebesar Rp160 juta dan di Desa Towale,Kecamatan Banawa Tengah Rp160 juta.

“Bupati menginsturksikan kepada kami agar 2.700 nelayan diperhatikan dalam bentuk perlindungan asuransi nelayan dan pemberian perlengkapan dan alat  tangkap kepada para nelayan,”
ujar Ali Assagaf.

Penyerahan klaim asuransi yang turut dihadiri Kadis Sosial dan Kadis PMD itu, juga diberikan bantuan sarana peralatan tangkap seperti katinting, termos dan beberapa perahu kepada kelompok usaha bersama (KUB) nelayan yang ada di Desa Towale, antara lain: KUB Nelayan Jaya, KUB Mitra Kaili, KUB Bina Bersama, KUB Nelayan Towale dan KUB Nelayan Apumpae.

Khusus untuk mesin katinting ini, dijelaskan oleh Ali bahwa selama lima tahun (2014-2019) kepemimpinan Bupati Kasman Lassa ditargetkan 1.000 unit katinting. Namun jumlah tersebut telah terealisasi hingga 2017 sebanyak 1.350 unit mesin katinting. Ini berarti sebelum berakhir masa jabatan bupati Kasman Lasa pada periode pertamanya ini sudah berhasil melampaui target 1.000 katinting.

“Pencapaian ini, berkat usaha bupati sebagai eksekutif yang didukung oleh pihak legislatif,” jelasnya.

Sementara Bupati Donggala, Kasman Lassa dalam sambutannya menyampaikan sejumlah hal terkait pemberdayaan masyarakat. Namun khusus untuk nelayan bupati sangat mengharapkan agar para nelayan dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan pemerintah seusai peruntukannya.

Bupati juga mengimbau kepada para nelayan agar tidak terlalu terjerat dalam urusan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Donggala, sehingga meninggalkan tugas pokoknya sebagai nelayan.

“Saya harpakan agar para nelayan giat bekerja mencari ikan. Nanti pada saat Pilkada baru datang ke TPS untuk mencoblos pilihannya masing-masing,” tandasnya. HID

 

Harian Mercusuar

View all posts