RKSC 2017

PALU, MERCUSUAR –   Laga PS Garuda Putra kontra PS Siasat Duyu dalam lanjutan turnamen Sepakbola Raksatama Cup (RKSC)  2017, Rabu (29/3/2017) petang   berlangsung  keras yang ditandai dengan keluarnya enam kartu kuning dan sebuah kartu merah dari saku wasit.

Garuda Putra  dan Siasat Duyu mengawali laga dengan tempo sedang . Namun demikian tensi pertandingan mulai memanas ketika aksi penetrasi masing-masing penyerang   digagalkan dengan permainan keras di lini pertahanan. Akibatnya, Ismail Lamarauna yang mulai termakan provokasi Aldi Risaldi, melakukan pelanggaran keras.

Hanya dalam durasi tiga menit Ismail di ganjar dua kali kartu kuning oleh wasit Rahman Tinggede yang berujung kartu merah. Pasalnya sikutan Ismail membuat Aldi Risaldi terkapar namun masih dapat melanjutkan pertandingan.

Meski kekurangan satu pemain, justru Garuda Putra  unggul dua gol di penghujung babak pertama. Crossing Syamsul Lamarauna yang dikonversi Muhammad Rais menjadi gol  dimenit ke-38 serta pinalti Fahrul ‘Pahabol’Rizky  di menit ke-42.  Beruntung  umpan kapten tim Muhammad Syarif diteruskan dengan sundulan Wawan menjadi gol semenit jelang turun minum dan memperkecil jarak menjadi 1-2.

Di babak kedua, Garuda Putra yang telah kekurangan satu pemain lebih banyak bertahan   dengan sesekali melakukan counter attack. Namun pengalaman Suaib Hadi yang  mengawal lini pertahanan  Siasat Duyu menjadi sulit ditembus oleh Fahrul dan  Hamka.

Serangan yang terus dilakukan Siasat akhirnya menciptakan peluang ketika aksi Muhammad Syarif didepan kotak pinalti di gagalkan  Rosul Ma’arif. Alhasil, lesatan menukik Arisman akhirnya mampu menjebol kiper Garuda putra yang dijaga Ronald dan membuat laga dilanjutkan dengan adu sepakan pinalti.

Di fase ini sepakan  Fauzan Lamarauna yang sempat di gagalkan kiper  Fadli di kesempatan ketiga di bayar lunas dengan empat kali usaha sukses Fahrul Risky, Muhammad Rifai, Rosul Ma’arif, Angga dan Hamka.

Di kubu Siasat Duyu, hanya Arisman, Muhammad Syarif, Ismail dan Suaib Hadi yang tampil tenang menaklukkan kiper Ronald. Sementara Triono dan Aldi Risaldi yang bermain cemerlang  selama 90 menit justru gagal melakukan eksekusi pinalti.  Garuda Putra pun  unggul 5-4  dan berhak lolos ke babak 12 besar.

Kepada wartawan Mercusuar, Coach Garuda Putra, Muhammad  Firmansyah bersyukur karena mampu lolos ke babak selanjutnya. “Awalnya saya menganggap kita sudah habis saat  kartu merah itu. Tapi, alhamdulillah Tuhan masih memberikan kesempatan kita untuk bermain lagi di babak selanjutnya,” terang  Firmansah yang lebih akrab disapa Iman.

“Terkait dengan  kartu merah Ismail , saya nilai  pemain kami termakan provokasi lawan. Tapi, saya berharap di babak selanjutnya  tidak akan lagi hal itu,” sambung Iman.

Sementara itu kapten tim Siasat Duyu, Muhammad Syarif menyebut timnya sudah bermain  bagus. Namun koordinasi yang kurang baik di lini pertahanan yang meyebabkan  Garuda unggul dua gol di babak pertama.

“ Sudah maksimal perjuangan kita hanya saja kita kurang beruntung,” ucap Syarif.

Lanjutan RKSC 2017 hari ini, Kamis (30/3/2017),   PS Donggala Utama akan ditantang Patriot Sunju. CLG

Harian Mercusuar

View all posts