BESUSU BARAT, MERCUSUAR – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Klas IA/PHI/Tipikor Palu diketuai Hj Aisa H Mahmud SH menolak eksepsi (keberatan) terdakwa dokter Heryani Parawesi, hingga sidang akan dilanjutkan hingga putusan akhir.

Penolakkan tersebut disampaikan pada sidang dengan agenda putusan sela, Rabu (10/1/2018).

Terdakwa Heryani Parawesi merupakan dokter spesialis Obygn kebidanan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anutapura Palu. Ia diduga melakukan kelalaian saat penanganan medis hingga menyebabkan meninggalnya Nur Indah Restuwaty.

Inti putusan majelis hakim menolak eksepsi terdakwa, karena dalil-dalil yang disampaikan telah masuk dalam materi pokok perkara. Olehnya, harus dibuktikan pada sidang pemeriksaan pokok perkara.

Demikian dengan dakwaan JPU, telah disusun secara cermat serta telah memenuhi syarat formil materil sesuai ketentuan Pasal 143 Ayat (2) KUHAP.

“Sidang ditunda hingga Rabu 17 Januari 2018 untukmendengarkan keterangan saksi-saksi,” tutup Hj Aisa.

Diketahui, terdakwa dokter Heryani Parawesi didakwa JPU melakukan tindakpidana sebagaimana diancam dan diatur dalam Pasal 359 KUHP Jo Pasal 361 KUHP, sehingga terancam pidana penjara paling lama lima tahun. AGK

 

Resti Ananda Putri

View all posts