SIGI, MERCUSUAR – Sebanyak 15 anak korban penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif (Napza) Kecamatan Sigi Biromaru dibina dalam bentuk bimbingan mental sosial dan keterampilan, Jumat (26/5/2017) di Wisma Karomah.

Demikian dikatakan Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sigi yang juga panitia, Farhan. Untuk pencegahan dan pemberantasan narkoba bukan tugas pemerintah semata,  melainkan tugas kita bersama.

Katanya, tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang akibat penyalahgunaan Napza terhadap kesehatan dan psiko sosial. Serta untuk mendapatkan suatu rumusan yang tepat, tentang strategi pelaksanaan program penanganan Napza.

“Kegiatan ini menggunakan metode dialog, interaktif dan evaluative untuk dapat menggali, mengevaluasi keberhasilan dan kendala dalam pelaksanaan secara preventif, kuratif dan rehabilitasi guna meningkatkan pelaksanaan program yang akan datang,” jelasnya.

Kata dia, keterlibatan berbagai pihak dalam melawan segala bentuk penyalahgunaan Napza pada skala kabupaten maupun skala nasional, oleh karena itu perlu perhatian yang spesifik terhadap permasalahan tersebut dalam mengimplementasikan program kegiatan Napza di Kabupaten Sigi, guna menurunkan angka prevalensi kasus yang merupakan bentuk pehatian pemerintah daerah Kabupaten Sigi.

Narasumber kegiatan ini adalah Badan Narkotika Nasional BNN (BNN) Sulteng, Dinas Sosial Provinsi Sulteng dan Dinas Sosial Kabupaten Sigi. Kegiatan ini dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Udin Djamadin. Tampak hadir pula Kadis Sosial Sigi, Sitti Ulfah. AJI

Komentar

komentar

Harian Mercusuar

Lihat semua tulisan