TOLITOLI, MERCUSUAR – Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli, Munirudin mengaku, saat ini pihaknya tengah menindaklanjuti program Presiden Joko Widodo terkait pembangunan seribu pasar.

“Mengenai Program Presiden Jokowi, kami sudah laksanakan di beberapa wilayah di Kabupaten Tolitoli, seperti di Desa Soni, Salumbia dan Malala,” ujar Munirudin kepada media ini, belum lama ini.

Dikatakan, setiap tahunnya Dinas Perdagangan membangun pasar dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Untuk tahun ini, Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli memperoleh dana DAK untuk dua pasar yaitu Pasar Tinading dan Pasar Salumpaga, serta dana pembantuan yaitu di Pasar Tambun sebesar Rp6 Milyar.

Lebih lanjut Munirudin memperjelas, mengenai pasar-pasar yang sudah dibangun dan belum beroperasi itu, disebabkan masa pemeliharaan yang belum selesai. Seperti Pasar Malala, tahun 2016 pembangunannya telah selesai, tapi masa pemeliharaan dilakukan selama enam bulan.

“Dua minggu lalu saya turun ke Desa Malala dan berbicara dengan pengurus pasar serta Kepala Desa. Insya Allah setelah pemasangan listrik, Pasar Malala akan segera dioperasikan,” katanya

Untuk Pasar Salumbia, dia mengaku sudah beroperasi sejak 23 Juli 2017, atau sekira dua pekan lalu.

“Mengenai pembangunan pasar yang ditargetkan tahun 2017 ini, yaitu Pasar Tinading dan Salumpaga, pembangunannya sementara berjalan sekitar 30 persen,” jelasnya.

Munir juga berharap, semoga setelah adanya pembangunan pasar ini perputaran ekonomi masyarakat di Kabupaten Tolitoli ini semakin bagus, taraf penghidupan masyarakat semakin meningkat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Bidang Perdagangan, Richard menambahkan, mengenai anggaran pembangunan dua pasar yaitu Pasar Tinading dan Salumpaga yang ditargetkan pada tahun 2017, senilai Rp1,8 Miliar. Masing-masing pasar mendapat biaya pembangunan senilai Rp900 juta dan Rp900 juta, itu sudah termasuk di dalamnya jasa perencanaan dan jasa pengawasan dan untuk pembangunan Pasar Tinading yang pembangunannya baru berjalan dua minggu, anggaran yang digunakan sudah 30 persen.

“Begitupun dengan Pasar Salumpaga yang baru berjalan pekan lalu, anggaran yang digunakan juga sudah 30 persen dan semua pembangunannya harus selesai di tahun ini, target selesai Desember 2017 dengan waktu kontrak yang diberikan selama 150 hari,” terangnya. RP

Harian Mercusuar

View all posts

Latest videos