SIGI, MERCUSUAR – Warga Desa Poi mengharapkan agar Pemerintah Desa (Pemdes) Poi Kecamatan Dolo Selatan dapat memprioritaskan pembangunan drainase di salah satu anak sungai yang membelah lahan perkebunan warga setempat.

Ardi (37) mengatakan salah satu anak sungai yang dimaksud ini tergolong vital untuk menunjang kelangsungan hidup para petani. Sehingga menurutnya jika dibangun drainase, maka akan bermanfaat besar untuk menjaga kesuburan lahan warga di sepanjang alirannya.

“Demikian pun sebaliknya, justru bisa saja menjadi bencana jika terus dibiarkan. Soalnya anak sungai ini kecil, tapi kalau musim penghujan akan meluap dan menyeret material pasir beserta batu ke dalam kebun warga,” ujar Ardi, Sabtu (27/5/2017).

Ia menyontohkan belum lama ini sungai tersebut kembali meluap, padahal hanya diguyur hujan beberapa jam. Akibatnya, kebun milik mertuanya, Zarna (54) nyaris dipenuhi pasir dan kerikil.

Menurut dia, saat musim panas tumpukan material pasir dan kerikil yang berada di lahan kebun ini berimbas ke tanaman kakao dan tanaman lainnya. “Kalau musim panas bisa jadi tanaman akan mati akibat pengaruh panas dari pasir di dalam kebun,” terangnya.

Lanjutnya, di sepanjang aliran anak sungai ini rata-rata lahan kebun warga banyak bebatuan. Sehingga saat musim panas berpotensi mempengaruhi tanaman. “Itulah makanya jika ada drainase, air bisa diatur dan dialirkan ke dalam kebun warga dengan suplai yang baik,” ujar Ardi.

Tambahnya, anggaran yang dikelola Pemdes Poi saat ini begitu besar. Olehnya ia menganggap dana pembangunan drainase dengan panjang sekira dua kilometer tidak seberapa dibanding total Alokasi Dana Desa (ADD) ditambah Dana Desa (DD) yang dikelola.

“Bisa juga pembangunannya dilakukan secara bertahap, yang penting kami harapkan pemerintah desa dapat mempertimbangkan untuk dibangun drainase. Bisa pula nanti diusulkan ke pemerintah kabupaten jika memungkinkan,” tutupnya. BAH

Harian Mercusuar

View all posts