Lere, Mercusuar – Sebagai wilayah yang rawan akan terjadinya gempa karena berada di wilayah sesar patahan Palu-Koro, Kota Palu perlu memiliki bangunan – bangunan yang kokoh dan tahan terhadap gempa, sehingga diharapkan para developer atau pengembang untuk memperhatikan aturan terkait konstruksi bangunan yang baik agar tahan terhadap gempa.

 

Demikian disampaikan Kepala Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Presley Tampubolon dalam suatu kesempatan, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, para developer sebelum membangun suatu bangunan hendaknya bisa lebih memperhatikan aspek kekokohan suatu bangunan sehingga bisa tahan terhadap gempa.

“Para developer hendaknya mematuhi peraturan daerah (Perda) yang mengatur terkait pembuatan suatu bangunan salah satunya dengan mematuhi kriteria bangunan yang tahan terhadap gempa,” ujarnya.

Ditambahkannya, suatu bangunan yang baik hendaklah tidak lebih dari empat lantai dan jika lebih maka developer atau perusahaan yang bersangkutan harus benar-benar bisa bertanggung jawab dan menjamin bangunan tersebut tahan terhadap gempa.

“Banyak bangunan di Kota Palu yang memiliki lebih dari empat lantai, dimana para developernya telah menjamin bahwa bangunan tersebut tahan terhadap gempa,” tuturnya.

Dirinya berharap antisipasi bencana dapat dilakukan oleh semua pihak sehingga potensi yang ditimbulkan akibat terjadinya suatu bencana dapat diminimalisir. FDL

Komentar

komentar

Harian Mercusuar

Lihat semua tulisan