SIGI, MERCUSUAR – Dinas Sosial Kabupaten Sigi menggelar sosialisasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif lainnya  di tiga desa, yakni Desa Sidera, Oloboju dan Desa Watunonju, Kecamatan Sigi Biromaru.

Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sigi, Farhan, Jumat (17/11/2017) mengatakan, tujuan utama kegiatan adalah menginginkan partisipasi masyarakat secara luas untuk membantu pemerintah dalam menyosialisasikan maraknya peredaran narkoba yang ada di Kabupaten Sigi.

Katanya, sesuai data Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun 2016, Sigi peringkat ke 6 dengan kasus pengguna narkoba dari 13 kabupaten/kota di Sulteng. Sebelumnya tahun 2015, Sigi peringkat 10 sehingga hal ini mengindikasikan bahwa Sigi sudah darurat narkoba.

“Sesuai data pemakai aktif narkoba di Sigi berjumlah kurang lebih 3201 orang, jika diakumulasi dengan yang tidak terdata kurang lebih 6 ribu orang. Pengguna narkoba dari remaja dan anak-anak,” jelasnya.

Kata dia, pemerintah daerah lebih cenderung memberi perhatian kepada anak.

“Program dinas untuk pelajar dan masyarakat, kami tetap melakukan sosialisasi secara umum, tapi untuk pendekatan kepada masyarakat kami tetap melakukan asesmen langsung bila ada laporan dari masyarakat mengenai pengguna. Pengedar itu dimohon untuk segera melapor ke dinas sosial untuk ditindaklanjuti  sesuai kebutuhan,” katanya.

Dikatakan, jika pengguna narkoba pada anak-anak, pihaknya akan melakukan rehablitasi.  “Sosialisasi narkoba untuk Pemkab Sigi ini merupakan yang pertama, tapi kami sebelumnya telah melakukan programnya dari Dinas Sosial provinsi dan dari BNN langsung,” katanya.

Kegiatan ini akan diagendakan setiap tahun, bahkan ditingkatkan lagi dari satu kali menjadi beberapa kali. Dalam pertemuan nanti, diharapkan  setiap desa ada perwakilan tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda supaya bisa saling bertukar informasi. Kegiatan ini dalam rangka mendukung program presiden, yakni  pemberantasan secara tuntas narkoba untuk pemuda. AJI

Harian Mercusuar

View all posts