DANREM CUP OLD STARS 2017 Menang 1-0 Tak Cukup Bagi Galara FC ke Semifinal

 

PALU, MERCUSUAR–   Agregat gol yang jaraknya terlalu jauh menjadi pangkal gagalnya Galara  FC  lolos ke babak semifinal Turnamen Danrem Cup Old Stars 2017. Meskipun laga  leg 2 yang dimainkan di lapangan Faqih Rasyid, Selasa (15/8/2017)  kemarin  Farid dkk  mampu  memberikan permainan terbaik  namun hasil tersebut tidak mampu meloloskan mereka ke fase empat besar.

Pada laga menghadapi Bhayangkara FC, Galara FC  tampil dengan  tiga  wajah baru dalam susunan  starting line up, yakni bek  kiri Marwan ‘Metu’ Lasiara gelandang bertahan Farid Karim dan  pemain tengah, Haji Herman.  Sementara  lainnya pemain yang selama ini bermain secara  regular, seperti Mamad, Edy Sofyan, Iswadi, Edy Sofyan, Fadil Halimin, Rahman Nyompa, Ritfan dan Ahmed.

Ketika wasit Soeharto memulai laga, Galara langsung tampilkan permainan agresif lewat kreasi serangan yang dibangun Fadil dan Rahman Nyompa.  Dengan selisih agregat 3-0, Galara FC benar-benar harus memanfaatkan kesempatan babak pertama tersebut untuk  menciptakan gol.

Harapan  Galara FC  mulai  terbuka di menit ke-24 ketika umpan terobosan Haji Herman langsung disambar Iswadi dengan  sebuah sepakan keras   yang tak bisa dijangkau kiper  Bhayangkara, Boby . Skor 1-0  bertahan hingga wasit menyudahi laga babak pertama.

Bhayangkara yang sebenarnya tetap lolos ke semifinal meskipun nantinya harus kalah 2-0 dari Galara FC, tetap memberikan tekanan ke lini pertahanan Galara FC.

Penetrasi Jonjon dan aksi Aco Umar  di daerah pertananan Galara FC   tidak jarang membuat  Marwan Edy Sofyan dkk   harus bermain ‘keras’ untuk mengamankan  gawang dari serangan  pemain Galara FC.  Pertandingan akhirnya selesai  dan dimenangkan  Galara FC dengan skor 1-0.

Kiper Galara FC , Mamad menyebut mereka sudah bermain luar biasa dengan memberikan permainan  terabik namun dewi fortuna belum memihak kepada mereka.

“Saya kira permainan kami sudah membaik  meskipun hanya bisa unggul dengan satu gol. Tapi paling tidak  masyarakat akan tahu kalau Galara menang, tak perduli gagal ke semifinal. Andai saja kita tidak kalah telak di pertemuan pertama kemungkinan ceritanya akan lain hari ini,” ujarnya.

Laga terakhir  quarter final hari ini, Rabu (16/8/2017)   akan mempertemukan Telkom FC menjamu tamunya  asal Kota Donggala, Banteng FC . CLG

PALU, MERCUSUAR-   Agregat gol yang jaraknya terlalu jauh menjadi pangkal gagalnya Galara  FC  lolos ke babak semifinal Turnamen Danrem Cup Old Stars 2017. Meskipun laga  leg 2 yang dimainkan di lapangan Faqih Rasyid, Selasa (15/8/2017)  kemarin  Farid dkk  mampu  memberikan permainan terbaik  namun hasil tersebut tidak mampu meloloskan mereka ke fase empat besar.

Pada laga menghadapi Bhayangkara FC, Galara FC  tampil dengan  tiga  wajah baru dalam susunan  starting line up, yakni bek  kiri Marwan ‘Metu’ Lasiara gelandang bertahan Farid Karim dan  pemain tengah, Haji Herman.  Sementara  lainnya pemain yang selama ini bermain secara  regular, seperti Mamad, Edy Sofyan, Iswadi, Edy Sofyan, Fadil Halimin, Rahman Nyompa, Ritfan dan Ahmed.

Ketika wasit Soeharto memulai laga, Galara langsung tampilkan permainan agresif lewat kreasi serangan yang dibangun Fadil dan Rahman Nyompa.  Dengan selisih agregat 3-0, Galara FC benar-benar harus memanfaatkan kesempatan babak pertama tersebut untuk  menciptakan gol.

Harapan  Galara FC  mulai  terbuka di menit ke-24 ketika umpan terobosan Haji Herman langsung disambar Iswadi dengan  sebuah sepakan keras   yang tak bisa dijangkau kiper  Bhayangkara, Boby . Skor 1-0  bertahan hingga wasit menyudahi laga babak pertama.

Bhayangkara yang sebenarnya tetap lolos ke semifinal meskipun nantinya harus kalah 2-0 dari Galara FC, tetap memberikan tekanan ke lini pertahanan Galara FC.

Penetrasi Jonjon dan aksi Aco Umar  di daerah pertananan Galara FC   tidak jarang membuat  Marwan Edy Sofyan dkk   harus bermain ‘keras’ untuk mengamankan  gawang dari serangan  pemain Galara FC.  Pertandingan akhirnya selesai  dan dimenangkan  Galara FC dengan skor 1-0.

Kiper Galara FC , Mamad menyebut mereka sudah bermain luar biasa dengan memberikan permainan  terabik namun dewi fortuna belum memihak kepada mereka.

“Saya kira permainan kami sudah membaik  meskipun hanya bisa unggul dengan satu gol. Tapi paling tidak  masyarakat akan tahu kalau Galara menang, tak perduli gagal ke semifinal. Andai saja kita tidak kalah telak di pertemuan pertama kemungkinan ceritanya akan lain hari ini,” ujarnya.

Laga terakhir  quarter final hari ini, Rabu (16/8/2017)   akan mempertemukan Telkom FC menjamu tamunya  asal Kota Donggala, Banteng FC . CLG