PALU, MERCUSUAR – Danau Poso menjadi prioritas nasional khusus penyelamatan danau tahun 2017 bersama 14 danau di Indonesia lainnya, karena kondisi berupa habitat dan biodiversiti endemiknya mulai rusak dan terancam.

Hal itu teruangkap pada rapat evaluasi implementasi Gerakan Penyelamatan Danau (Germadan) Poso dan Penyusunan Germadan Danau Lindu, di salah hotel di Palu, Senin (21/8/2017).

Kasubdit Pengendalian dan Kerusakan Danau, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ir. Samsuhari, M.Si menjelaskan, hingga tahun 2019, Danau Poso masuk ke dalam  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Danau Poso terancam dari segi daerah tangkap air, sepadan danau. Kita hanya punya dua tahun menangani Danau Poso dan 14 danau lainnya,” terang dia.

Sementara itu Pakar Konservasi Biota Akutik Endemik dari Universita Tadulako (Untad), Dr. Fadly Y. Tantu memaparkan, terancamnya habitat dan biodiversity endemik di Danau Poso diakibatkan pengelolaan danau yang buruk. Sedangkan program Germada untuk danau Poso belum terlihat secara nyata gerakannya sampai ke tingkat masyarakat.

“Kita lihat saja misalnya di tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di provinsi maupun daerah, program-programnya dalam kaitan dengan danau masih bersifat sektoral, belum tampak keterpaduan,” jelasnya.

Sebagai contoh, Dinas Pariwisata memiliki pandangan dan program tersendiri mengenai danau. Begitu pula dengan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan, Pekerjaan Umum (PU), Dinas Kehutanan dan SKPD terkait lainnya.

“Padahal untuk sebuah gerakan implementatif pengelolaan, harus dilakukan secara terpadu berkesinambungan dan melibatkan masyarakat,” tutur Fadly.

Selain itu, diperlukan institusi untuk menjadi kordinator gerakan penyelamatan danau tersebut, misalnya Bappeda.  Tetapi yang terlihat, koordinasi tersebut belum berjalan. Sehingga, solusinya perlu ada badan otorita khusus yang bekerja mengimplementasikan rencana penyelamatan danau dan pengelolaan danau ini yang lestari berkelanjutan.

“Hal ini tentunya perlu pengkajian secara khusus agar dalam pelaksanaannya dapat dilakukan secara efektif dan berkualitas,” tandasnya. INT

Harian Mercusuar

View all posts

Latest videos