Camat Sambangi Pemilik Ternak

SILAE, MERCUSUAR– Menindaklanjuti hasil rapat pembentukan Satuan Tugas (Satgas) penertiban ternak di Kota Palu, maka Camat Ulujadi, Nawab Kursaib langsung menyambangi rumah-rumah para pemilik ternak sapi di Kelurahan Silae, untuk menyosialisasikan mengenai penertiban ternak, Jumat (14/7/2017).

Nawab mengatakan, kunjungan yang dilakukan bukan bersifat penertiban tetapi lebih kepada sosialisasi atau upaya pencegahan sejak dini. Dirinya mengaku menggunakan pola door to door atau mengunjungi setiap rumah pemilik ternak, agar tercipta hubungan silahturahim yang baik dan mengajak masyarakat untuk patuh dengan aturan.

“Dengan kunjungan ini, masyarakat semakin merasa dihargai dan merasa senang. Saya merasa cara ini lebih efektif ketimbang mengumumkan hal ini di masjid- masjid atau sarana ibadah lain,” kata Nawab.

Apalagi tambah Nawab, jumlah pemilik ternak di wilayahnya tidaklah terlalu banyak dan tidak semua pemilik ternak itu melepas ternaknya begitu saja, hanya ada beberapa orang saja di setiap kelurahan, sementara yang lain mengkandangkan ternaknya.

“Khusus di Ulujadi ada dua daerah yang harus benar kita sterilkan dan terus kita pantau, yakni di kelurahan Silae dan Tipo karena hewan-hewan itu kadang sudah berkeliaran di jalan utama dan sangat mengganggu baik itu pengguna jalan maupun keindahan kota,” jelasnya.

Nawab menyebut bahwa langkah pendekatan persuasif itu harus terus dilakukan agar para pemilik hewan akan melihat keseriusan pemerintah dalam persoalan ini.

“Jadi bukan hanya sekali ini saja namun sesudah ini kita akan terus memantau dan melihat ketaatan mereka terhadap persoalan ternak yang telah memiliki perda ini,” paparnya.

Seperti diketahui  beberapa  poin pembahasan  dalam  rapat  Satgas  Penertiban Ternak yang dipimpin Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said, saat memimpin Rapat, pertama meminta camat segera melaksanakan sosialisasi penertiban hewan ternak kepada para pemilik ternak.

Kemudian menetapkan tempat penampungan hewan ternak hasil razia tim di dua kecamatan yakni, Kecamatan Tatanga di rumah pemotongan hewan dan di kecamatan Tawaeli di kandang ternak kantor camat Tawaeli.

“Ini nantinya akan kita evaluasi dari masing-masing kecamatan” kata Wawali. ABS