POSO, MERCUSUAR – Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu meresmikan gedung serba guna Desa Kageroa Kecamatan Lore Barat ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.

Acara diawali dengan penyambutan Adat Tampo Bada bersama Dandim 1307 poso Letkol Inf Dodi Triyo Hadi yang baru pertama kali menginjakan kaki di Desa Kageroa. Ia pun disambut secara adat menandakan sekaligus menandakan sudah menjadi warga Tampo Bada.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri pula para pejabat OPD terkait Kabupaten Poso, Camat Lore Barat dan Lore Selatan bersama unsur pimpinan kecamatan, para kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda serta warga masyarakat Desa Kageroa Rabu (24/05/17).

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menyampaikan, gedung serba guna yang baru di bangun menjadi simbol kebanggaan masyarakat Desa Kageroa. Gedung ini cukup memadai dan representatif melaksanakan hajatan dan kegiatan kemasyarakatan lainnya.

“Jaga, pelihara dan manfaatkan gedung ini kepentingan seluruh masyarakat, bukan untuk kepentingan sekelompok tertentu. Tetap berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa dengan tetap memperhatikan ketentuan serta kearifan lokal yang ada di wilayah ini,” pesan Darmin.

Darmin mengatakan, perkembangan Desa Kageroa beberapa tahun terakhir cukup pesat dan signifikan. Kageroa  kata dia, memiliki sumber daya alam berlimpah didukung tanah pertanian dan perkebunan subur dan menjadi modal besar mengembangkan sebagai desa harapan.

Diakhir sambutannya Bupati berharap partisipasi masyarakat tidak berakhir sampai disini, tetapi lebih memacu semangat pengabdian dan tingkat partisipasi lebih tinggi guna membangun desa Kageroa dimasa yang akan datang.

Dandim 1307 Letkol Inf. Dodi Triyo Hadi menyampaikan ucapan terima kasih atas penjemputan secara adat dan sudah diterima sebagai warga Desa Kageroa. “Ternyata Indonesia khususnya Kabupaten Poso kaya dan beranekaragaman suku, adat dan budaya,” ujar Dandim.

Ia berpesan agar warga setempat tetap menjaga kekayaan alam dan cagar budaya yang ada khususnya patung palindo, dan terus menjaga keamanan dan ketertiban agar tercipta rasa persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.

Kepala Desa Kageroa Samuel Wengkau dalam laporannya menjelaskan, pembangunan gedung serba guna Desa Kageroa dilaksanakan atas dasar musyawarah dan mufakat dan merupakan program prioritas yang telah disepakati dalam RKPJMDES dan RKPDS tahun 2016. Biaya pembangunannya bersumber dari dana desa sebesar Rp.543.428.912, juta dengan waktu pelaksanaan 90 hari.

“Atas nama warga kami juga mengucapkan terima kasih kepada bupati yang telah menjawab persoalan-persoalan di wilayah kami, yaitu telah dibukanya peningkatan jalan Gintu-Tuare yang sementara dalam pekerjaan,” tandasnya. ULY

Harian Mercusuar

View all posts

Latest videos