SIGI, MERCUSUAR – Bupati Sigi Moh Irwan Lapatta melepas jenazah almarhum Anang Apriyanto (22) warga Desa Boya Baliase, Kecamatan Marawola, Senin (12/2/2018).

Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran menghadapi cobaan.

“Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, saya menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian almarhum,” kata Bupati.

Lanjutnya, seseorang meninggal bukan karena penyakit atau umur, tetapi selaku umat beragama percaya meninggalnya seseorang karena Allah atau ketentuan Allah SWT.  “Kepala Desa (Kades) merupakan perpanjangan tangan Bupati yang ada di desa, oleh karena itu harus jadi penyejuk, perekat dan jadi peredam apabila ada gejolak di desanya masing-masing,” jelas Bupati.

Seluruh kades di Sigi harus jadi penyejuk khususnya Kades Binangga, Baliase dan kades Boya Baliase, Kecamatan Marawola. Kades harus jadi peredam yang dikomandoi oleh Camat. Jika ada permasalahan segera melapor baik kepada camat, aparat TNI maupun Polri, dengan harapan persoalan itu bisa tuntas.

Kepolisian, kata Bupati, selalu berhati-hati dalam menyikapi persoalan tanpa didukung oleh bukti dan saksi. Sebab jika tidak, dapat masuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). “Warga desa  yang bertikai  agar dapat menahan diri,” imbaunya terkait meninggalnya Anang Apriyanto. AJI

Harian Mercusuar

View all posts