SIGI, MERCUSUAR – Selama ini tapal batas desa maupun kecamatan masih menjadi permasalahan dalam menjalankan roda pemerintahan. Olehnya, Bupati Sigi Moh Irwan Lapatta menyatakan penyelesaian masalah itu harus dipercepat.

Hal itu kata bupati, mengingat konflik antar desa yang terjadi selama ini salah satu penyebabnya adalah persoalan tapal batas desa maupun kecamatan.

Sehingga ia menekankan kepada lembaga yang menangani pemerintahan, seperti Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra serta Bagian Pemerintahan untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Penyelesaian tapal batas bukan hanya dimonitor lewat informasi maupun data, tetapi yang bersangkutan harus turun ke lapangan untuk mengetahui kondisi tapal batas yang ada,” jelasnya, Jumat (26/5/2017).

Kata dia, bukan hanya tapal batas desa dan kecamatan, melainkan tapal batas kabupaten. Tapal batas yang perlu diperjelas adalah antara Kabupaten Sigi dengan Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso, Kabupaten Dongala  dan batas antara Kabupaten Sigi dengan Kabupaten Luwu Utara Propinsi Sulawesi Selatan.

Tapal batas jika tidak di selesaikan, maka bisa mengganggu aktivitas masyarakat untuk menggarap kebunnya. Tapal batas bisa memicu terjadinya konflik, oleh karena itu peyelesaian tapal batas agar dilakukan secara santun, supaya tidak menimbulkan kegaduhan. AJI

Harian Mercusuar

View all posts

Latest videos