DONGGALA, MERCUSUAR – Peresmian berdirinya pabrik pupuk PT Cipta Agro Nusantara (PT CAN) di Desa Dalaka Kecamatan Sindue, pada Senin (20/6/2016) merupakan salah satu bukti mudahnya berinvestasi di Kabupaten Donggala di bawah kepemimpinan Bupati Kasman Lassa.

Bupati Kasman saat diwawancara pada kegiatan peresmian itu mengatakan investor manapun yang datang ke Kabupaten Donggala akan diterima dengan tangan terbuka. “Pabrik ini adalah bukti bahwa berinvestasi di Donggala tidak sulit. Mereka datang mencari lokasi pabrik, kami upayakan membantu dan hasilnya bisa berdiri disini,” katanya.

Ia pun menjelaskan komitmen yang dibangun bersama para pejabat di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, dalam hal ini para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, juga terus diupayakan dapat memberikan pelayanan yang maksimal, dalam artian cepat dan transparan serta tidak menyalahi ketentuan yang berlaku.

“Kita tetap berupaya komitmen untuk mempermudah pengelolaan administrasinya. Jangan sampai investor lari ketempat lain, hanya karena kita lambat melayani mereka,” jawab bupati saat ditanya terkait komitmen dalam pelayanan.

Ditanya, bagaimana dengan kondisi masyarakat, apakah mampu menjaga iklim investasi dengan baik?
“Sejauh ini yang kita lihat, daerah kita relatif aman dan terkendali sebagai tujuan investasi. Ini modal kita yang ditunjang dengan pengurusan administrasi yang cepat. Kalau masyarakat aman dan pelayanan birokrasi kita cepat, maka kita bisa lebih cepat maju lagi dan dapat menyejahterakan masyarakat,” jawabnya.

Berdirinya pabrik dari Astra Grup ini, diharapkan dapat menyerap tenaga kerja dan dapat menggerakan sektor ekonomi, khususnya untuk masyarakat disekitar pabrik.

Mudahnya berinvestasi di Kabupaten Donggala, disampaikan Rahman Sarkawi seorang pengusaha asal Sulteng yang tinggal di Jakarta bahwa proses berdirinya pabrik pupuk PT CAN ini pada awalnya akan dibangun di kawasan ekonomi khusus (KEK) Palu. Namun dari tinjauan beberapa aspek, maka dipilihlah Kabupaten Donggala sebagai tempat berdirinya industri pupuk ini.

Dijelaskan pula oleh Sam Sarkawi, pengusaha tinggal Donggala yang terlibat dalam proses perizinan pembangunan pabrik itu, bahwa tidak perlu waktu yang lama dalam pengurusan berbagai dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat dalam pendirian pabrik. Hal ini disebabkan bupati Donggala selalu menginstruksikan kepada para kepala SKPD terkait untuk bekerja lebih cepat, sehingga semua dapat berjalan dengan lancar. HID

Komentar

komentar

Wahid Agus

Lihat semua tulisan