KOLONODALE, MERCUSUAR – Bupati Morowali Utara Aptripel Tumimomor marah kepada sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat menggelar musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Senin (15/5/2017).

Kemarahan Bupati ini dipicu ketidakhadiran sejumlah pejabat OPD dalam rangka penyusunan RPJMD 2017 hingga 2021. Padahal kehadiran pejabat OPD sangat dibutuhkan untuk menyusun rencana kerja kedepan demi mewujudkan visi dan misinya sebagaimana yang telah dijanjikan kepada masyarakat.

“Saya tidak butuh anda (pejabat.red) datang disini duduk, diam dan mendengar. Saya butuh pokok pikiran bapak ibu sekalian untuk kemajuan pembangunan Morowali Utara,” ujar Bupati bernada tinggi.

Menurut Bupati, percuma OPD hanya mengirim perwakilannya tanpa disertai pejabat utama untuk berdikusi tentang rencana perwujudan kesejateraan rakyat, sebab pokok pikiran pejabat tersebut sangat dibutuhkan, agar menjadi pertimbangan menjalankan kebijakan dalam menata kemajuan daerah.

“Kalau hanya datang tanpa membawa bahan untuk pembahasan pembangunan, lebih baik bapak ibu tidak usah hadir disini. Saya butuh orang yang punya keinginan besar bekerja apalagi merencanakan pembangunan daerah,” katanya.

Bupati meminta gagasan setiap pejabat agar tercipta pembangunan yang terukur dan sesuai dengan kecukupan anggaran pemerintah sehingga menjelang masa akhir jabatannya setiap visi dan misinya terwujud.  “Saya minta angan-angan kita kedepan,” tuturnya.

Aptripel terus mengenjot para ‘pembantunya’ untuk bekerja keras. Bahkan, bila ada program yang tidak tercapai ia mengaku tak segan-segan untuk menyingkirkan pejabat bersangkutan. Terlebih momen untuk mendepak pejabat bertepatan dengan rencana perombakan pejabat OPD, yang akan dilakukan pertengahan tahun ini.

“Kami terus evaluasi setiap pejabat OPD, kemungkinan ada yang bakal dirotasi,” tegasnya. VAN

Harian Mercusuar

View all posts