MOROWALI, MERCUSUAR – Hujan deras yang melanda wilayah Bungku Tengah dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan warga Desa Sakita menjadi resah. Puncaknya pada  Jum’at  (5/8/201/), hujan deras yang terjadi mulai pukul 22.00 WITA mengakibatkan sebagian besar bronjong di sepanjang bantaran sungai Desa Sakita ambruk akibat derasnya aliran air.

Sejumlah warga pun menjadi resah karena air telah rata dengan bronjong,  sehingga beberapa warga yang berada di bantaran sungai sudah ada yang  mengungsi ke rumah keluarga.

“Kami takut mau banjir lagi, makannya tadi malam kami sudah mengungsi ke rumah kakak saya karena khawatir siapa tau air naik ke rumah, barang-barang juga masih saya perpak” kata Amir, salah seorang warga Desa Sakita.

Seperti diketahui, pekerjaan proyek tersebut hingga kini masih menyisakan permasalahan, di mana sejumlah buruh pengumpul batu belum dibayarkan upah kerjanya yang telah menunggu kurang lebih 2 tahun sejak 2014 silam, dan  kontraktornya pun tidak diketahui keberadaannya.

Ketua DPRD Morowali, H Ambo Dalle dan anggota Komisi III, Muhammad Ansyar serta salah seorang staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Morowali, Adrian, beberapa hari lalu  langsung meninjau lokasi ambruknya bronjong tersebut dan secepatnya akan membahasnya di rapat bersama anggota lainnya.BBG

Komentar

komentar